FATED
“Hadir.”
Aku mulai gugup. Aku harus bilang apa? Apa aku harus jujur? Daripada semua orang menatapku aneh lebih baik aku jujur saja. Aku pun memberanikan diriku sendiri agar berani berbicara. Rasanya sangat aneh jika aku harus bicara menggunakan bahasa Inggris disini.
“Ehm, excuse me, Ms. I’m a new student from Australia. I’m still struggling with Korean. So, I don’t really know where team I belong. Can you tell me, please?”
Hot Chapters