Sentuhan Adik Sahabatku
Ia memandang keluar jendela, melihat deretan pohon pinus berganti menjadi jalan raya, lalu perlahan berubah lagi menjadi kawasan yang lebih padat.
Waktu terasa begitu panjang—ditelan macet, lampu merah, dan jalanan kota yang sibuk.
Hingga akhirnya, mobil berbelok memasuki sebuah kawasan perumahan. Gerbang tinggi dengan tulisan Riverland City View menyambut mereka. Petugas keamanan mengangkat palang, memberi jalan.
Jennar duduk lebih tegak. Matanya mulai bergerak ke sana-sini. Rumah-rumah berjajar rapi, catnya bersih, halaman depannya tertata.