Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jalan Bahagia

Jalan Bahagia

Setelahnya Bara mulai berjalan menuju halte Bus yang berdiri tak jauh dari tempatnya, bus angkutan umum berhenti didepanya suatu keberuntungan bagi Bara karena tak perlu menunggu lama. _ _ _ Jalan BahagiA "Monggo Bu, teng mriki mawon (Silahkan Bu, di sini saja- Bahasa Jawa Ngoko) " Seorang perempuan berjilbab abu-abu tampak ramah mempersilahkan seorang wanita tua duduk dikursinya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Walau samar. Ditengah perjalanan, Hamaz melempar butiran tasbih ke arah kiri kanan. Tanpa berhenti sama sekali. "Hussst! Ngaleh ... ngaleh!" ucap Hamaz seperti sedang menghalau sesuatu. (Ngaleh = pergi)
1078.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as jalan tasbih 2
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
Istri Nomor Dua

Istri Nomor Dua

“Mama ....” Ah, satu lagi yang tak pernah lupa aku syukuri. Yaitu kehadiran bayiku, yang kini sudah beranjak besar. “Hai, sayang?” Mendengar seruan yang sangat kuhafal itu. Aku pun segera membalik badanku, dan merendahkan tubuh demi menyambut kehadiran pangeranku, yang sebentar lagi genap berusia dua tahun. Keandra Mateen Prameswari.
10128.5K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
Istri Palsu Presdir

Istri Palsu Presdir

Matanya terus awas menembus jalanan sunyi di depan, sementara perasaan bersalah menekan dadanya tanpa ampun. Dan sekarang, semua penyesalan itu berubah jadi satu hal. Ia harus menemukan wanita itu. Ethan melirik sekilas ke layar navigasi. Titik tujuan sudah ditandai: Crystal Run Picnic Trail. Ada dua jalur utama ke sana—jalur besar yang dilalui bus wisata, dan satu lagi jalur alternatif: lebih pendek, tapi sempit dan sepi, memotong hutan pinus dan melintasi sebuah jembatan tua di atas sungai.
1032.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
Ojek Dua Alam

Ojek Dua Alam

Saat berada di jalan yang cukup sepi dan kedua sisi jalan ditumbuhi pohon rindang, di sanalah dua pemotor yang tadi mengawasi menampakkan diri mereka. Dua sepeda motor itu melaju kencang dengan seorang penumpangnya yang sudah mengangkat tangan untuk memulai aksinya. Begitu telah berdekatan dengan Mak Ijah, tangan yang terbalut jaket itu menarik tas selempang di sisi kiri Mak Ijah. Mereka bermaksud merebut tas tersebut dan membuat Mak Ijah jatuh.
910 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
Asa diujung Sajadah#book2

Asa diujung Sajadah#book2

Tidak heran kalau Niko sangat menyukainya. Baru saja berjalan beberapa langkah, Jihan baru teringat kalau tas bayinya masih berada di dalam mobil. Beginilah kalau orang sedang bingung. Pikiran dan perbuatan menjadi tidak sinkron. "Mas, tas bayi saya ketinggalan."
10101.4K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

“Ikut bersamamu?” “Iya, kita bisa mulai semuanya dari awal lagi,” tangan Adrian kini menjulur. “Aku akan membawamu ke tempat yang indah. Di ujung sana.” Dagu Adrian mengarah ke belakang pundak Andini. Andini menoleh. Ada sebuah jembatan yang melintasi sungai yang jernih. Di seberang sungai itu daerahnya lebih rimbun dan asri. “Ayo,” ajak Adrian lagi.
27.3K viewsCompletedAdded to Library 737 Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

“Wilayah ini... tidak aman.” Setelah berjalan memutar menghindari dua prajurit Wanawaron, mereka sampai di sebuah persimpangan jalan. Di kiri, jalan menanjak curam menuju Gunung Tirtayasa. Di kanan, jalan bercabang masuk ke dalam ngarai sempit yang gelap. Jalur sebelah kiri adalah tujuan mereka. Namun, satu-satunya jalur yang aman untuk dilalui tertutup oleh sosok yang membuat darah Ambarani membeku di nadi.
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 601 Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
Istri Kedua

Istri Kedua

ucap Gendis. “Wajar masih panas, tempat yang jualnya juga dekat.” ucap Dean. “Dimana? Dari sini berapa menit kalau pake kendaraan?” tanya Nika. “Cuma sepuluh menit,” “Dekat dong kalau gitu, nanti ah kalau lagi hujan mau pesan wedang jahe, kirim alamatnya ya.” ucap Gendis. Dean menyeruput wedang jahe nya, “Tinggal ketik di pencarian nanti juga ketemu.”
730 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
Istri Kedua

Istri Kedua

Dan entah kenapa perasaan dia menjadi tidak enak rasanya. Sekitar sepuluh menit Alina menunggu sampai akhirnya Bibinya pun menarik tanganya untuk ke ruang depan lagi. Saat dia sampai di ruang depan dia sudah tidak melihat pria tadi lagi. Yang ada hanya tiga pria berbaju hitam dan pria paruh baya yang memakai peci tadi. "Acara ijab kabul nya sudah selesai, kalau begitu saya permisi dulu." Ucap Pria paruh baya itu ke Paman dan Bibinya.
701 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as jalan tasbih 2
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status