Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Antara Dua Sujud

Di Antara Dua Sujud

Aku melemparkan senyuman yang ku rasa, ini senyuman terindah. Aku duduk berhadapan dengannya. Jantungku semakin kencang berdetak. Dia menatapku. Air mata mengalir di pipinya. “Jangan menangis,” ucapku dengan pelan. Aku menyentuh kepalanya dan membacakan beberapa doa. “Allahumma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih. Wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha 'alaih.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

Seorang murid Sekte Sofur yang berada di samping bertanya dengan penasaran, "Wakil Pemimpin, senjata apa itu?" Lovita tidak repot-repot menjelaskan kepada para rekan dan berteriak kepada penyelenggara arena pertempuran dengan marah, "Orang itu melanggar peraturan! Ada benang tipis yang hampir transparan di antara kedua tangannya, itu adalah 'Sutra Pembunuh'!" Sutra Pembunuh itu sangat kuat. Mereka yang ahli dalam keterampilan ini bahkan bisa menggunakan benang sutra untuk memotong leher orang.
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118.0K kali sebagai jalur sutra
Tampilkan Ulasan (967)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nama Pena Anar
Hai kak author tersayang, 🫰🏻 ijin. Novel Panas tentang Petarung jalanan yang menaklukan Nyonya Besar Judul.. Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Mari mampiiir...🫰🏻 aku tunggu ya!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Menteri tua yang mendengar percakapan itu mendadak mengangkat kepalanya, memandang ke arah Setho dengan pandangan mata yang penuh dengan keputusasaan yang mendalam. "Gusti Senopati! Demi keselamatan kita bersama, hamba sarankan agar kita tidak mengambil jalur sutra utama setelah menyeberangi rawa ini! Ada sebuah jalur tikus yang membelah perbukitan kapur mati di sebelah selatan, jalur itu lebih terjal namun bebas dari jangkauan pengawasan para pengikut faksi malam pembangkang!"
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia

Istri Rahasia

Lift kembali berhenti di lantai selanjutnya, otomatis Reyshaka harus mundur untuk memberi ruang kepada penumpang yang hendak masuk. Hal tersebut membuat Reyshaka sejajar dengan Namira di bagian lift paling belakang, dia menyempatkan menoleh untuk melihat wajah cantik sang istri namun yang dia dapatkan adalah ekspresi pucat ketakutan di wajah istrinya. Mata Reyshaka lantas tertuju pada Surya, baru sadar kalau Namira sedang dilingkupi trauma dan rasa takut yang besar karena keberadaan Surya.
1072.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
JODOHKU GURU GALAK

JODOHKU GURU GALAK

papar dokter tersebut. "Touring?!" Nadira melotot tajam. "Pacar saya ini butuh penanganan cepat, kenapa Dokter malah mau touring?!" sambar Nadira. Membuat Adhinata menggelengkan kepala, dan sang dokter tertawa. "Suturing, Mbak. Bukan, touring," sahut dokter tersebut. "Suturing adalah proses menjahit atau menyatukan dengan jahitan."
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

Raja Go sadar, Ryu mustahil bisa memenangkan pertandingan itu. Keluarga Zios yang mengetahui keputusan sang pengadil merasa senang, ia optimis akan menang tahun depan, pasalnya ia mengetahui Ryu dilahirkan tanpa Cakra. Tentu sangat mudah mengalahkannya, di tambah lagi Mio Zu yang sudah berada di tingkatan Cakra Sin sempurna sebentar lagi naik ke tingkatan Cakra Duo dan Mio Zu merupakan anak berbakat.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNAKU

ISTRI SEMPURNAKU

Kami kembali masuk dan menunaikan kewajiban pada Sang Maha Cinta. "Silakan diminum susunya, Bu," ujar perawat bernama Lina, mengangsurkan segelas susu untukku. Aku baru saja siap mengaji satu halaman Al-Qur'an. "Susu apa ini, Lin?" tanyaku dengan akrabnya. Dia juga sangat ramah dan sudah dianggap sebagai putrinya Bu Tyas. Dia memintaku memanggil namanya saja. "Susu untuk kesehatan tulang, Bu," ujarnya.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
Gairah Khodam Leluhur

Gairah Khodam Leluhur

Dia tidak ingin menjadi pecundang, maka dari itu dia memutuskan untuk mengambil wudhu dan sembahyang dengan gerakan dan bacaan yang masih diingat. Sesuai dengan arahan Kasih, dia akan membacakan doa. Setelah mendapatkan posisi duduk yang nyaman, ada sesuatu yang dia rasakan di tangan kanannya seperti energi yang tidak biasa. Anehnya lagi, surat yang bahkan tidak hafal, dia mampu membacanya dengan lancar dan fasih tanpa melihat buku. Ajaibnya, setelah beberapa saat, Lea mulai bangun meski lesu.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

sahut Rara. Jordan berdiri menghadap Rara, "Sungguh kamu benar-benar orang baik yang aku kenal, Mutiara." Postur tubuh Jordan yang tinggi membuat Rara mendongakkan kepalanya agar menatap Jordan. Rara terus memperhatikan mata cokelat Jordan. Rara melihat ketulusan di mata Jordan.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

Entah berapa ratus halilintar emas yang powernya terhisap dalam pusaran Cakra Semesta itu, yang makin lama makin nampak memancarkan kilau keemasan yang teramat sangat menyilaukan. Bagai Matahari emas yang turun ke tengah lautan, itulah Cakra Semesta..! "Hiaahh..!!" Spraatzzhk..!!! Dengan berseru lantang, Arya lecutkan Cambuk Guntur Samuderanya ke arah Jalu. Selarik kobaran berwarna hitam keemasan meliuk dahsyat, hendak melecut ke arah sosok Jalu..! Tebaran hawa panas bukan main menyengat ke segala arah di sekitar tempat itu.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 826 kali sebagai jalur sutra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status