PURA PURA JADIAN
"Biar kita terlihat serius!"
Lalu, di tengah pelajaran matematika yang membosankan, dia mengeluarkan sebuah surat dari sakunya dan memberikannya kepadaku dengan senyum lebarnya. Aku melihat surat itu dan... oh my God. Itu lebih mirip teka-teki silang daripada surat cinta! Kalimat-kalimatnya berantakan, penuh dengan kata-kata aneh yang bahkan tidak bisa aku pahami. Ada yang berbunyi, "Saat aku melihatmu, hatiku berdetak seperti deretan angka Fibonacci." Aku ingin pingsan, benar-benar ingin pingsan!
"Rey, ini apa? Ini bukan surat cinta, ini seperti soal ujian bahasa Indonesia yang nggak lulus!" kataku sambil memeluk surat itu, berusaha tidak tertawa dan tidak menangis di saat bersamaan.