Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Benih Siapa di Rahim Istriku?

Benih Siapa di Rahim Istriku?

Menatap bengis wajah temanku itu. "Memangnya siapa yang pura-pura miskin, Zis. Gue memang punyanya ini doang. Kalau perusahaan, mobil mewah, uang banyak. Semuanya itu milik orang tua gue. Bukan milik Gue. Masa mentang-mentang orang tua gue kaya, terus gue harus ongkang-ongkang kaki, terus gue harus cerita ke semua orang kalau gue punya harta banyak, mobil mewah, jabatan bagus, kan enggak. Jatuhnya sombong. Sifat sombong dibenci oleh Allah," ocehnya panjang lebar, dan aku yakin kalau dia sedang menyindir.
9.296.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
Sang Penjelajah Malam

Sang Penjelajah Malam

Begitu kisah yang dituturkan Pak Ndan. "Naudzubillah," sahut Kang Arya. Mereka membahas banyak hal, salah satunya adalah tentang bahayanya jika berlaku sombong. Seperti awal kejadian yang Rendy dan yang lainnya alami. "Sifat sombong itu hanya bisa dimiliki Alloh saja, kita tidak akan mampu memikirkan bahkan menjadi seperti itu. Semua yang kita miliki ada batasannya, maka itulah hati-hati dalam berucap, berperilaku, dan berpikiran. Kalau tidak, maka kesombongan akan menjangkiti jiwa kita, dan susah sekali untuk dihilangkan." Pak Ndan memberikan pesan agar Kang Arya menyampaikan pada semuanya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

Ibu menjawab sewot. “Tapi, orang sukses bisa jatuh kalau terlalu sombong, Sri!” Juragan Karta menyahut kalem. “Ya, aku juga tahu. Dan jangan lupa, Ta! Orang licik dan jahat, juga akan jatuh ke dasar tiba-tiba, hartanya ditenggelamkan Gusti Allah ke dalam bumi!” balas Ibu dengan santai. Juragan Karta menelan ludah dengan susah payah, terlihat jelas dia kesusahan untuk menjawab kata-kata Ibu barusan.
9.6235.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

Kita tidak tahu kapan waktunya membutuhkan mereka semua. Keputus asaan Kak Murni juga mengajarkan kita untuk ikhlas dalam menjalani hidup. Jika kamu sedang diuji dengan keterpurukan, segeralah bangkit. Tak ada gunanya menyesali hingga berlarut-larut. Namun, jika kamu sedang diangkat derajatnya melalui harta. Itupun bukan sekadar nikmat, ada ujian untuk kita, apakah bisa menggunakan harta itu sebaik-baiknya. Harta hanya titipan, Tuhan bisa ambil kapan saja harta yang kita miliki tanpa ada pemberitahuan, dan jika sudah diambil olehnya, maka Tuhan jualah yang mampu mengembalikannya kapanpun Tuhan mau.
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
CINTA SATU MALAM DENGAN CEO

CINTA SATU MALAM DENGAN CEO

“Begini, Alex. Orang kaya tidak perlu menyebut dirinya kaya. Orang cantik dan tampan tidak perlu mengatakan bahwa ia cantik dan tampan. Langit yang tinggi hanya diam hingga semua orang tau bahwa ia adalah langit.” Alzam lalu melanjutkan, “Jadi, biarkan orang lain menilai apapun tentang kita. Kita hanya perlu berbuat baik dan tetap pada jalan Allah.” “Karena kalau kita menyebut diri kita kaya atau tampan, kita termasuk sombong, ya, Kek?” “Iya. Sombong adalah salah satu sifat syetan. Jangan kamu mengikutinya.” Alex mengangguk lalu merapatkan tubuhnya pada Alzam. Mereka berpelukan selama beberapa saat. Kemudian, Alex mengajak Kakeknya bermain games online.
10117.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
JODOH PILIHAN MAMA

JODOH PILIHAN MAMA

Sementara Dimas tersenyum, sebagaimana kebiasaannya setiap hendak meanggapi pertanyaan dari siapa saja. “Sabar, Ma. Insyaalloh kalau sudah waktunya, nanti juga dipercaya sama Alloh,” jawab Dimas. “Kalian jangan menunda. Jangan seperti kakakmu yang mementingkan pekerjaaan. Pekerjaan itu taka da habisnya. Harta tidak dibawa mati. Dalam sekejap, bahkan harta bisa musnah. Maka, tak ada gunanya saat kita punya harta, kita merasa lebih dari yang lain. Harta itu hanya titipan. Hanya ujian. Bisa tidak kita diuji dengan kelebihan harta,” nasehat Pak Anwar.
1044.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
Setelah Malam Pertama

Setelah Malam Pertama

Zhia tidak menduga pria sombong itu mengucapkan terima kasih dengan tulus padanya. "Huft, setidaknya saya tidak serakah harta seperti Anda dan Ayah saya. Permisi!"
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai jangan sombong dengan harta
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Diajheng Widia
masih penasaraan apa sebenernya kesepakatann ayahnya zhia dgn pak Danu. dan nanti juga ayah zhia juga bakalan nyesel telah melakukan kerja sama dgn pak Danu. toh ujung2 nya bakalan di tipu. udah anaknya di perlakukan ngga manusiawi ,perusahaan di tipu.. duh ga bisa bayangin penyesalanmuu paak
Endah Spy
ceritanya menarik banget bner2 bikin ngregetan sama keluarga ega .. kok bisa sii ke istri sendiri gara2 nggak ngeluarin darah di cap nggak perawan .. duhh ega nih ya fisik orang berbeda2 .. ada yg ngeluarin banyak darah ada juga yg nggak .. dan yg nggak blm tentu juga zhia itu nggak perawan.. hadehh
Baca Semua Ulasan
STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

*Kekayaan sejati bukan diukur dari banyaknya harta yang kamu miliki, melainkan diukur dari hatimu yang merasa cukup.* *** Ketukan pintu mbah Sarmi mengagetkan kami, ku usap sisa airmata yang ada di pipi. Mbah Sarmi bergegas membukakan pintu. “Kamu … !” Kuintip melalui celah kain yang menjadi pembatas ruang tengah dan ruang dapur. Mbok Inah?
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

“Iya abang salah. Abang tak bisa seperti Rosulullah, Abu Bakar, Umar. Yang mau merelakan semua harta. Abang hanya manusia biasa.” Aku meninggalkan kamar. Memasuki ruang kerja dan diam di sana. Aku bekerja bukan hanya untuk kemewahan. Tapi ingin bermanfaat untuk banyak orang, dan di sini fashionku. Aku pun mengeluarkan harta untuk, jakat, sodakoh dan yang lainnya. Kalau masalah barang mahal, apa salah jika aku ingin yang terbaik? Sombong? Dua istriku berpakaian tertutup semua. Perhiasan, pakaian, kecantikan, hanya mereka perlihatkan di depanku saja. Lalu mau sombong pada siapa.
9.781.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
BALASAN UNTUK IBU TIRI SERAKAH

BALASAN UNTUK IBU TIRI SERAKAH

Laki-laki itu melipat tangannya di dada sembari membuang wajah ke luar. "Kelaparanlah kau karena kesombonganmu!" gumam Fatin sembari menggeleng. Ia tidak habis pikir ada lelaki seperti itu. "Terbukti, harta tidak bisa membeli perilaku baik." Gelengnya lagi. "Untuk apa menjadi pria kaya kalau sesombong itu!"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai jangan sombong dengan harta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status