Uang Belanja Istriku dirampas Ibuku
Fetinacerita panas dengan ibubahasa bali nya ibulirik ibu ku sayangoh ibu belaianmu aku rindu
"Bener, Bik? Tau nggak Bik, kalau orang suka bohong, jadi bahan bakar ner*ka loh!"
Bik Surti tersentak. Ia tak mau memandang kearah kami.
"Gimana, Bik?"
"Nggak tau saya, Pak, Bu."
"Baiklah, Bik. Jika kita memakan harta yang bukan milik kita, semua tidak berkah. Yang ada harta itu bakal habis dan kesenangan kita bakal hilang," kataku.
Bibik semakin meringis.
"Ya udah, Bang. Kita pulang saja. Aku cuma mendoakan semoga yang mengambil perhiasanku segera bertobat, karena kita nggak tau bakal mati kapan."