Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpasung Janji

Terpasung Janji

Dirja bertanya dengan penuh percaya diri. Mbah Tukijan hanya manggut-manggut sambil memegangi jenggotnya yang lebat. "Ini maharnya, Mbah," kata Dirja. Nampak seringai tanpa gigi menggambarkan betapa senangnya dia akan mahar yang Dirja berikan. "Sengaja saya lebihkan biar Mbah senang," cicitnya. "Saya mau mereka meregang nyawa satu per satu, Mbah!" katanya lagi.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

“Kenapa Mommy tidak bersiap – siap? Daddy bilang kita akan jalan – jalan dan Daddy sudah berjanji akan membawa kami melihat panda.” Moreau masih belum sepenuhnya siap, tetapi dia harus menggarisbawahi satu pernyataan Lore yang cukup serius menjadi masalah baginya. Janji. Dia sudah melarang mantan suami Barbara sekadar memberi janji kepada mereka dan Abihirt dengan kurang ajar melakukannya. Sekarang, bagaimana Moreau akan mengingkari sesuatu yang bisa merusak kepercayaan anak – anak? Merusak kesenangan mereka saat melihat panda langsung tampak menjadi sebuah idaman kental?
1031.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 849 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Janji Amanda

Janji Amanda

Aku tidak akan sanggup lagi untuk kehilangan lagi kali ini. 'Aku sudah kembali mendapatkan cinta dan kebahagiaanku. Jadi aku mohon Tuhan, jangan buat aku merasakan sakitnya kehilangan lagi.' 'Dan aku akan selalu menepati janjiku padanya untuk selalu bahagia. Meskipun bukan bersamanya, tapi bersama Alvan.' THE________END______ ____
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Akad Yang Dijanjikan

Akad Yang Dijanjikan

Aku yang bingung langsung menatap dia dengan ekspresi tanya. “Kita jajan dulu Zhi buat merayakan kebahagiaan hari ini. Aku yang traktir,” ucapnya dengan senyum yang tidak menghilang sedari tadi. Aku yang mendengarnya hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum, ‘dia ada-ada saja’ monolog batinku. Kami mendatangi gerobak yang menjual martabak lalu memesan dua, kami duduk sambil menunggu pesanan siap.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Jeratan Cinta Tuan Muda

Jeratan Cinta Tuan Muda

“Harusnya ini hitungan lembur, karena kamu sudah ngasih kerjaan nggak kira-kira.” “Memangnya aku peduli?” saut Zio cepat. Jasmine mendengus sebal, kembali menatap layar laptopnya. “Oh iya, kamu kan memang nggak punya hati. Jangankan peduli, orang kejadian lama aja masih diungkit-ungkit dan bikin penyakit hati. Ingat, dendam itu nggak baik, semua itu bakal menghancurkan hidup kamu. Jad—”
101.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 35 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

“Takut kamu nemuin dunia kamu... tanpa aku di dalamnya.” Hening. Hanya angin yang berdesir melewati dedaunan pohon-pohon trembesi. “Aku gak pernah niat ninggalin kamu, Nay.” “Tapi kamu juga gak bisa janji akan tetap ada di sini terus.” “Aku... gak akan janji hal kosong. Tapi aku akan janji satu hal: aku bakal tetap pulang. Untuk kamu. Karena satu-satunya alasan aku kerja keras kayak gini... ya karena kamu.”
1.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 70 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Yang Terpilih

Yang Terpilih

Kupandang wajahnya lekat-lekat, mungkin hari ini adalah hari terakhir aku bisa menikmati wajah tampannya, cintanya. Aku memberanikan diri. Apa pun resikonya, aku akan tanggung. Demi cinta, apa pun aku akan lakukan, termasuk mengorbankan kebahagiaanku sendiri. “Aku nggak punya indung telur,” kataku singkat. “Maksud kamu?” Dia memiringkan kepala, menatapku dengan kerutan di antara alisnya. “Aku nggak akan pernah bisa memberi kamu seorang anak. Aku mandul.”
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Janji Mas Ali

Janji Mas Ali

Untuk pertama kalinya sejak tadi, ia melihat luka yang begitu nyata di mata Ali—luka karena cemburu, kecewa, dan cinta yang hancur dalam waktu bersamaan. "Apa yang dijanjikan bapakku sampai kamu rela menyerahkan dirimu pada laki-laki tua itu, hah?” suara Ali bergetar penuh emosi. Ia melangkah semakin dekat. Tatapannya tajam, penuh amarah sekaligus rasa sakit yang sulit disembunyikan. Lastri mundur perlahan hingga punggungnya kembali menyentuh dinding bambu warung.
196 viewsOngoingIdinagdag sa Library 5 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

tanya pria itu, "kamu bilang punya suami, tapi orang ini bilang ada pria yang cari kamu, apa itu suami kamu?" "Dia ini janda," jawab Lek Giman tanpa sadar melanggar pesan Saras yang ingin dia tidak bilang ke orang-orang di pasar itu kalau Saras sudah janda. "Lek Giman!" bentak Saras karena kesal, ia kesal mendengar ucapan Lek Giman. "Upsssh," ucap Lek Giman sambil tutup mulutnya dengan kedua tangannya. "Jadi kamu janda? Woow, janda muda, asik nih! Baiklah, ini aku bayar pisangnya," ucap pria itu dengan senyuman menggoda dan main mata dengan Saras.
106.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 223 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Wajah Mira pucat karena sakit, tapi dia masih bisa tersenyum. "Siapa yang janji padaku, ‘Mira, aku akan selalu ada untukmu’? Siapa pula yang janji, ‘Kita akan bercerai setelah urusan keluargamu selesai’? Sekarang tiba-tiba semuanya salahku?" Wanita itu tiba-tiba menarik tangannya kembali dengan kasar. Rambutnya yang ditata rapi kini berantakan dan menempel di bibirnya.
3.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 120 Beses bilang janji tere liye
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status