Ah! Mantap Sekali Mbak
Bara yang hanya bengong melihatnya, mengikuti dengan membuka bajunya, memperlihatkan tatonya, lalu naik dan bersandar di samping Lola.
"Sepertinya curhat seperti ini akan semakin seru. Ayo, kamu dulu," ujar Lola, meminta Bara untuk mulai menceritakan kehidupannya.
Bara sedikit ragu, sampai ia menoleh ke arah Lola.
“Kenapa kau diam? Kau masih ragu? Tenang saja, kau tidak usah ragu. Malam ini, sampai kapan pun kamu membutuhkannya, aku siap menjadi teman curhatmu. Ingat, ini juga pekerjaanku. Bukan hanya kamu saja yang pernah curhat kepadaku, jadi percayalah. Ayo mulai, kau bisa mulai dengan menyebut namamu,” ujar Lola meyakinkan.
الفصول الرائجة