BUKAN MENANTU KAMPUNGAN
“Apa nikah sama kamu, Van! Jangan bercanda!” tolakku sambil terkekeh.
“Gak kok mbak, aku serius! Kita memang sepupuan, tapi apa salah? Lagian kita sepupuan dari jalur ibu. Jadi bukan incest kan? Apa mbak gak pernah berpikir kalau aku selalu mengikuti mbak dari mulai SMK yang sama, ambil jurusan yang sama di Paris, trus sekarang kerja ditempat yang sama? Aku bahkan menangis semalaman hanya karena mbak Alea menikah dengan mas Farhan. Aku bisa ikhlas, move on ketika aku lihat mbak bahagia dengan pernikahan mbak. Tapi jangan harap setelah perceraian dengan mas Farhan itu membuatku bahagia. Gak mbak! Aku ikut sakit. Aku gak ingin mbak kecewa dan patah hati. Jika mbak gak menemukan pria yang lebih
인기 회차