Labuhan Cinta
Keindahan langit sore di atas lautan begitu menakjubkan.
“Kadang aku tidak menyangka jika aku akan duduk di tepi pantai lagi bersamamu. Dulu, kita pergi ke Labuan Bajo sebagai seorang teman. Hingga akhirnya sekarang aku duduk di sini bersamamu sebagai suami-istri. Tak pernah menyangka jika akhirnya cintaku berbalas.” Sambil menunggu sang surya yang mulai menghilang, El mengungkapkan isi hatinya. Pandangannya masih tertuju pada langit jingga yang begitu indah.
Freya menaik tangan El. Menggenggam erat. Membuat El menoleh padanya. “Kata daddy, cinta tahu ke mana harus berlabuh.”