Diuber Janda
"Eh, Jihan, ada apa, Neng?"
"Boleh pinjam motornya gak? Jihan mau ke tukang fotokopy, banyak tugas sekolah. Motor lagi di pake babe ke kelurahan. Boleh ya, bang?" wajah Jihan berubah melas.
Amin yang menaruh hati pada Jihan, tentu saja tak masalah motornya dipinjam. Ya, memang bukan motor baru apalagi mahal, hanya motor seken dan masih sangat layak pakai, yang selalu ia gunakan ke sana-kemari.
Hot Chapters