Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam di Rumah Tanpa Nama

Malam di Rumah Tanpa Nama

Ia sering mendengar larangan orang tua untuk mendekati tempat tersebut, tetapi rasa ingin tahunya terlalu besar. Suatu sore, ketika matahari hampir tenggelam, Raka berjalan perlahan ke tengah lahan kosong itu. Rumput yang tumbuh di sekitar tempat itu terasa berbeda, seperti lebih gelap dan dingin daripada rumput di tempat lain. Di sana, ia melihat cermin kecil yang berdiri tegak di atas tanah. “Cermin ini aneh,” gumam Raka sambil mendekatinya. Ia menatap bayangannya sendiri di permukaan cermin. Namun, sesuatu terasa tidak benar.
910 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Takdir Di Bawah Langit Naga

Takdir Di Bawah Langit Naga

Cermin itu berkilau aneh, seolah-olah hidup dan bernafas, menyerap setiap gerakan yang dilakukan Xiao Feng. Xiao Feng berjalan mendekati cermin itu, merasakan tarikan aneh yang mengundang dirinya. "Apa ini?" bisiknya, tangannya nyaris menyentuh permukaan kaca yang dingin. Namun, sebelum dia menyentuhnya, bayangan di dalam cermin mulai bergerak. Bayangan itu bukanlah dirinya. Bukan pantulan yang biasa.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Ruangan yang luas ini dipenuhi dengan ribuan cermin dari berbagai bentuk dan ukuran, dan setiap cermin tampaknya menawarkan gambaran yang berbeda dari yang lainnya. Mada dan Sari sadar bahwa mereka harus lebih berhati-hati dalam mengidentifikasi cermin yang benar. “Cermin ini tidak hanya memperlihatkan pantulan biasa,” kata Sari, menatap cermin dengan kerutan di dahinya. “Ada pola cahaya yang berbeda di beberapa cermin ini. Cobalah melihat dengan lebih seksama.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Lebih seperti… dingin yang memeluk dari dalam. Dan di tengah ruangan itu, berdiri sebuah cermin besar. Tingginya sekitar dua meter, bingkainya dari kayu hitam yang diukir rumit seperti akar pohon yang melingkar dan mencengkeram. Cermin itu tertutup debu tebal, tapi tetap memantulkan bayangan samar ruangan di sekitarnya. Cermin itu juga terlihat tidak seperti cermin pada umumnya dan memberikan kesan misteri mendalam yang meminta untuk di pelajari.
730 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

Bayangan mereka tampak lebih gelap, lebih kabur. “Ini dia,” gumam Lana sambil menyalakan senter dan mengarahkan cahaya ke cermin. Namun, permukaan cermin itu tampak menolak cahaya, seolah-olah cahaya tidak bisa benar-benar menyentuhnya. Raka mendekat dengan hati-hati. Dia mengeluarkan cermin kecil dari tasnya dan mengarahkannya ke cermin besar. Lana mengerutkan kening, tidak mengerti apa yang sedang dilakukan Raka.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Mendadak Nikah dengan CEO Muda

Mendadak Nikah dengan CEO Muda

tanya Yola. "Cerminnya kan rusak, jadi tidak usah dipakai lagi ya," ucap Jin menenangkan sang istri. "Jika cermin itu disembunyikan. Bagaimana kita akan bercermin?" tanyanya lagi. "Pakai cermin di kamar mandi. Cermin kecil juga ada," jawab Jin menunjuk cermin di meja rias. "Ya sudah aku ikut saja."
103.8K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Berkerut kening Bancakluka melihat sebuah cermin berukir yang semula tergolek di bawah bantal. Cermin itu cuma selebar telapak tangan, berbentuk persegi empat. Ukiran pada keempat sisinya terlihat amat bagus, seperti ukiran pada cermin putri istana. Cermin 'Terawang Tempat Lewati Masa'! "Astaga!" Tersentak kaget Bancakluka. Ketika memeriksa cermin 'Terawang Tempat Lewati Masa', dia tidak melihat bayangan wajahnya di permukaan cermin itu.
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 682 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Camilan penghibur lara? Item 3: Kapas Wajah. Ada tiga bulatan kapas bekas pakai. Ada noda kecokelatan samar. Bedak. Dan sedikit noda merah muda pudar. Lipstik? Aku menyentuh kapas itu. Teksturnya lembut. Ini pernah menyentuh pipinya. Ini pernah mengusap bibirnya. Darahku berdesir panas. Ini intim sekali. Rasanya aku seperti sedang menyentuh wajahnya secara tidak langsung. Item 4: Struk Belanja. Ini dia. The Holy Grail. Struk minimarket tertanggal kemarin sore. 1x Roti Tawar Kupas. 1x Selai Srikaya. 1x Obat Nyamuk Bakar.
866 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Paralaks Semesta

Paralaks Semesta

Aku tidak bisa percaya jika aku dimasukkan ke dalam cermin. Cermin itu tidak sebesar cermin yang ada di pintu lemari. Ukurannya hanya sebesar figura foto yang tentu saja kepalaku tidak akan muat jika diselundupkan lewat situ. Kecuali kalau mereka melipatku sih bisa. Tapi kan aku bukan kertas origami yang bisa dilipat lipat seenaknya. Banyak pertanyaan konyol yang mendadak muncul di benakku. Aku sampai tidak tau harus mulai dari mana. "Grandia" aku memanggilnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
Bayangan di Balik Cermin

Bayangan di Balik Cermin

tanya Alex kepada teknisi forensik yang sedang bekerja. Teknisi itu, seorang wanita muda bernama Karen, menjawab dengan hati-hati. “Cermin ini tampaknya berasal dari kamar mandi di lantai atas. Kami menemukan bingkai yang sesuai di sana. Namun, kami belum menemukan sidik jari atau bukti lain yang signifikan di cermin ini.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as kaca cermin kecil
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status