Asmaraloka
Tetapi ia suka, wajahnya kini memerah, dan perutnya seakan ada ribuan kupu-kupu yang memaksa untuk keluar “Bar? Lo gak papa, kan?”
“Ki, serius ah, mau gak?”
“Mau apa?” sebenarnya Kiara tau apa maksud dari lelaki ini, menggodanya sedikit tidak apa-apa kan?
“Pacaran. Sama Bara”
Hening, tidak ada lagi yang berani buka suara. Setelah itu, Kiara yang memandang mata elang milik Bara lekat-lekat. Satu tarikan napas, lalu mengatakan “Iya, Bara. Mau kok”
Bab Populer