Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Link segera menepis pemikirannya dan kembali memikirkan keuntungan apa yang dibawa oleh bakat Core of Great Wizard. Link adalah orang yang paling mengerti mengenai apa yang diwakili oleh bakat itu - kekuatan dan keagungan. Great Wizard, sebuah keberadaan yang telah mencapai tingkat Suci, puncak dari jalur luar biasa. Eksistensi yang begitu kuat sehingga cukup untuk mendeklarasikan dirinya sebagai penguasa sebuah dunia. Eksistensi yang mampu berdiri sejajar dengan para Dewa dan memandang mereka acuh tak acuh. Itu adalah Panggung yang diimpikan oleh semua makhluk yang hidup - tingkat Suci!
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
Ksatria Naga Phoenix

Ksatria Naga Phoenix

tanya Zhu Fei memancing reaksi Dhee Gu. Dhee Gu terlihat senang saat Zhu Fei bertanya padanya. Mungkin memang pertanyaan ini yang sudah ditunggu-tunggu olehnya. “Aku dengar ada satu ramuan pil dewa yang bisa mengobati luka yang paling parah sekalipun yang dialami oleh Naga. Kalau tidak salah namanya Gods Awakening Pill atau Pil Kebangkitan Dewa. Apa Tuan Zhu Fei tahu ramuan untuk membuat pil ini?” tanya Dhee Gu langsung.
9.844.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kagome kagome as the gods will
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Season 2 Ksatria Naga Phoenix : Pendekar Misterius sedang ditulis. Naga Misterius di Outside Continent, Naga Azure, serta siapa Pendekar Misterius akan terungkap di sini. Kisah Zishu, si naga merah kecil juga banyak peranannya di season 2. Kalau mau lanjutannya ditayangkan, komen ya di sini. Thanks.
Naga Phoenix
Terima kasih buat semua pembaca setia Zhu Fei ini. Author mohon maaf jika updatenya masih belum memenuhi keinginan Readers sekalian. Bagi yang sudah vote gems, terima kasih banyak ya. Sangat berarti buat mengetahui masih mendukung kelanjutan petualangan Ksatria Naga Phoenix ini. Salam
Baca Semua Ulasan
Karma

Karma

Lebih baik mengalah, Toh dia kaya tidak kekurangan apapun jadi tidak ada hal yang perlu di khawatirkan. “ Mami tenang saja, Al tidak akan bersedih bahkan jika Papi akan melupakan aku...Tuhan sudah memberikan jalan kita seperti ini jadi Jalan satu satunya adalah Taat pada Tuhan nanti kita akan mendapatkan hadiah yang sangat besar dari Tuhan” Kata Al sambil menghapus air mata Maminya.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

sahut Gayatri yang menahan malu karena godaan ibunya. *** Senja mulai menyapa. Burung-burungkembali ke sarang mereka setelah lelah mencari makan. Angin berembus lebihkencang jika hari mulai petang. "Nak, siap-siap kita salatMagrib berjamaah di langgar!" perintah Bu Tini. "Iya, Bu." Azan Magrib berkumandang. Bu Tini danGayatri berjalan beriringan menuju langgar di arah timur. Beberapa orang yangmelihat Gayatri merasa terkejut. Ada yang menerima, tapi ada pula yang mencela.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
GODAAN HARTA WARISAN

GODAAN HARTA WARISAN

Sikapnya yang arogan dan seolah kuat juga hebat itu sempat membuat jantung Wanita dengan memakai gamis batik warna coklat bergambar wayang itu naik turun. “Kita masuk, Kang!” bisik Yu Mini lembut. ❤️❤️❤️
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Terakhir

Kebangkitan Naga Terakhir

"Kurasa aku menyadari sesuatu, meski aku tidak benar-benar yakin." Ameera menatap pria itu dari balik sinar lilin yang temaram. Siluet Jeffrey di keremangan tersebut membuat pria itu tampak menakutkan. Tetapi, Ameera sudah cukup terbiasa setelah terkurung selama tiga hari bersamanya. "Apa itu?" Jeffrey menunduk sedikit, sementara matanya kentara melirik ke arah Ameera. "Roh itu, sedang menunggu jelmaan naga."
84.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Dia mengaitkan jari kelingkingnya pada Katrina. "Jangan sembarangan bicara. Janji itu hutang, Allah membencinya. Ucapkan kata Inshaa Allah itu lebih baik. Karena kita tidak akan pernah tahu apapun hal yang akan terjadi di hari esok. Semuanya masih misteri bagi manusia. Hanya Allah yang tahu," Katrina mulai berceramah. Dan Reyhan sangat menyukainya. Ceramah istrinya itu bagai penyempurna imannya.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 699 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

"Penduduk miskin pinggiran kota biasa berjualan permata tiger eye, ada beberapa juga yang menjual permata berjenis cat eye, dan aku yakin jika satu permata yang dimaksud dalam kalimat itu adalah seseorang bermata satu. Maksudku, di lembar bambu itu tertulis satu permata, mata yang lebih berharga dari mata seluruh makhluk di dunia ini adalah mata Dewa. Jadi katakan siapa saja One Eyed Gods yang tadi kau sebutkan Reia." Reia menghela napas sejenak sebelum menyebutkan One Eyed Gods yang ada di dunia tanpa mengetahui bahwa sepasang Sura yang ada di sana tengah mengulum senyum. Mungkin Aksa akan berhasil mencapai tujuannya—mengubah takdir—selama penebusan dosa. "Ada tiga One Eyed Gods di dunia, y
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
Kaisar Naga Langit

Kaisar Naga Langit

ucap Kirin menatap Ketua Qi dan Edgar. Kirin benar-benar yakin. Bahkan dia sudah menggunakan mantra yang biasa digunakan untuk hal-hal semacam ini dengan tingkatan yang lebih tinggi. Ketua Qi berpikir beberapa saat, kemudian bertanya pada Edgar, "Apa kau tidak salah melihat?" Edgar menggeleng, "Tentu tidak. Aku sempat melawannya meski hanya beberapa saat sebelum yang lain datang." Kirin menelengkan kepalanya, "Jadi ini sebuah kelompok?"
9.913.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Kenapa ia tidak bilang saja ia tergoda penampilannya seperti ini? "Sudahlah," ujar Kinan seraya duduk di samping pria itu. "Kau tidak mengizinkannya karena takut tergoda bukan?" Noah memberikan salep tersebut kepada Kinan. "Aku tidak akan tergoda." Kinan berguman. "Hmm ya, jika dilihat pun kau seperti penyuka sesama jenis," katanya, lalu melipatnya kedua tangannya di dada.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai kagome kagome as the gods will
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status