Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kau Duakan Cintaku

Kau Duakan Cintaku

, kata Renata. " Betul itu non sebagai wanita kita jangan mau di tindas laki laki ", kat bi Surti membuat Renata tersenyum. **********
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Mari Bercerai, Paman Kai!

Mari Bercerai, Paman Kai!

Dia berhenti, suaranya pecah. Kai meraih bahu Sera, kali ini dengan tegas. “Dengar aku, Sera. Kamu boleh marah, kecewa, apa pun. Tapi tolong, jangan langsung percaya sama Lana. aku butuh kamu di sisi aku. Kita bisa hadapi ini sama-sama.” Sera menatapnya lama, ada pertempuran di matanya antara rasa percaya dan luka yang membakar. Akhirnya, dia melepas genggaman Kai.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
SHANIA

SHANIA

Ia menundukkan kepalanya takzim dan menyampaikan betapa dia merasa sangat tersanjung. "Tidakkah menurut Anda, akan menyenangkan jika kita berkuda bersama, Nyonya?" ajak sang Tuan. Shania sedikit membelalakkan mata, namun kemudian mengangguk mengiakan. Dia yang sebenarnya tak sabar ingin membicarakan perihal Anton dan Bianca terpaksa bersabar untuk sesaat. Sang Tuan lalu mengajaknya pergi menuju arena berkuda, mengambil seekor kuda putih bernama Juliette, dan menyerahkannya pada Shania. Sementara dia sendiri memilih seekor kuda hitam yang sedikit lebih gagah, yang dia panggil Apollo, untuk dia kendarai sendiri.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Furkam. Mereka pun kembali ke tampat Ira dan Rani menunggu. “Mengapa nilai kalian seri, lalu siapa yang menang?” tanya Rani. “Ya mereka berdua pemenangnya, semua sahabatku ini akan terus kompak seperti ini bukan?” tanya Ira. “Tentu saja,” jawab Furkam. Mereka pun minum karena cuaca sangat terik sekali. Keringat mereka pun bercucuran, Ira pun menawarkan tisu, mereka menyeka keringat mereka dengan tisu.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Istri Dingin Sang Presdir

Istri Dingin Sang Presdir

Dengan fakta ini, Serena yakin bahwa Kian bukan anak Clara. Namun, siapapun ibu Kian, Serena tidak peduli. Satu-satunya hal yang penting baginya adalah Aiden Zephyrus. Baginya, hanya pria seperti Aiden—seorang pria sempurna di antara kaum elit—yang pantas menjadi pendamping hidupnya. Dengan pikiran itu, Serena menatap Kian dengan campuran kekhawatiran dan ambisi yang lebih kuat dari sebelumnya. "Jika bukan putraku, lalu menurutmu, Nona Avila, anak siapa dia sebenarnya?" tanya Aiden Zephyrus dengan nada dingin.
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Dan BRAKKKK " Raniaa, Bangun. Ayah bilang BANGUN " Suara suryana kembali menggema, bahkan maid yg berada di kantai bawah pun turut mendengar suaranya. Rania masih enggan membuka suara, dia menahan mati matian air matanya yg sudah berada di pelupuk matanya. " Apa benar kamu hamil " Hening Tidak ada jawaban dari Rania " JAWAB RANIA , APA BENAR KAMU HAMIL?" Tanya suryana dengan nada yg membentak
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Sera ( Cinta 1001 Malam)

Sera ( Cinta 1001 Malam)

" Sera... Emang kamu belum move on dari mantanmu ya, heran... Nggak ada gitu tertarik- tertariknya sama kedua boss kita yang gantengnya ngalahin dewa itu." "Iya Boss kita emang ganteng tapi aku tau diri kale' lun.." "Ahh.. masakk?? Tapi matanya ngeliat kesono terus ya'hahaha" "Iya,, aku bayangin jika suatu saat aku setua ibu Fatimah dan Reihan yang menyuapi aku gitu, rasanya aku takut banget lun kemarin.." Sera meneteskan air matanya lalu Luna memeluknya hangat. " Udah-udah Reihan pasti sehat terus dan aku yakin dia bakal lebih sweet dari boss kita, secara mamanya aja segitu cintanya."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Mantan Posesif

Hasrat Liar Mantan Posesif

"Serena, kau tidak tahu seberapa sakitnya hatiku telah kau sakiti, kan?" "Tidak, aku tidak mau mengetahuinya," Serena menolak untuk mendengarkan. Ia bahkan menutup telinga serta memejamkan mata saat ucapan pria itu bergema di telinganya. "Serena, apa kau tidak mau tahu, bagaimana sakit hatinya aku saat itu?!" Kevin menggeram penuh emosi dengan sepasang mata nyalang seolah ingin membunuh.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati sang Penguasa

Tawanan Hati sang Penguasa

Menggoda pria di belakangnya agar berbuat lebih. Gaun satin berwarna maroon yang melilit tubuh seksi Serena kini sudah tersingkap ke atas. Tanpa diminta, kaki jenjang berbalut high heels hitam itu sudah terbuka, memberikan akses pada Morgan untuk kembali menyentuhnya. Satu hal yang Serena tak pernah tahu. Selama ini Morgan selalu membubuhkan serbuk pil anti kehamilan yang sudah dicampur ke dalam minumannya, tapi mulai hari ini hal itu tak lagi dilakukan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Aku Menghamili Istri Sahabatku

Aku Menghamili Istri Sahabatku

seru Kael, ia tidak bisa membiarkan wanita ini mati di hadapannya. "Jangan... sentuh... aku..." desis Selena di sela-sela rasa sakitnya. Ia berusaha bangkit, tubuhnya kini terlihat jauh lebih kuat, otot-ototnya tampak lebih menonjol di bawah kulitnya yang mulai menghitam akibat reaksi kimia serum tersebut.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kain serena
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status