Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
EGO

EGO

Rumit untuk diikuti tapi bimbang untuk ditinggalkan. Gemericik hujan pukul lima sore menenangkan kegalauan. Ditambah secangkir teh tawar hijau yang masih panas. Aroma petrikor yang kian waktu kian mengobat rindu menjadi candu. Nyeri sendi sesekali kumat dibagian kaki sebelah kiri. Tentu penyebabnya karena sudah terlalu sering diajak melangkah dan menginjak berbagai jenis tanah. Mulai dari tanah kering, bebatuan hingga tanah basah.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda

“Kalau keguguran gimana?” “ETA MULUT! AMIT-AMIT.” Ya maaf. Namanya Gema panik. “Kamu bikin aku berdebar penuh gelisah. Jantung aku merosot dari tempatnya, nih.” “Lebay!” Sentak Lara tak kalah hebohnya. “Lagian abang kenapa sih ngomong kayak gitu segala. Mancing aku banget, nih.”
7.79.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

gumam Satria saat mendadak tubuhnya merinding, detak jantungnya serasa berdetak dengan semakin kencang. “Kak..” ucap Nekora sambil memeluk erat tubuh Satria. ‘Ggrrrr’ Tiba-tiba saja tanah bergetar kuat layaknya gempa bumi. Gelas yang Satria bawa sampai pecah karena jatuh menghantam lantai. Gemuruh angin bertiup dengan sangat kencang seiring dengan langit yang terus dipenuhi sambaran petir, detak jantung Satria semakin cepat saja seiring dengan gempa bumi yang terjadi.
9.626.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 848 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Kaca jendela temper setebal tiga sentimeter itu pecah berkeping-keping, menghujani lantai marmer dengan kristal tajam yang berkilauan di bawah lampu darurat yang berkedip merah. Di luar, Jakarta sedang menangis. Hujan lebat menghapus garis cakrawala, menyisakan deru air yang beradu dengan suara rentetan tembakan dari lantai bawah.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Keperkasaan Tukang Kebon

Keperkasaan Tukang Kebon

Karyo membeku—tidak boleh bangun, tidak boleh tahu. Gelombang ketiga. Tubuhnya gemetar di luar kendali. Bukan gemetar kedinginan—gemetar seperti mesin yang sudah aus, dipaksa bekerja melampaui batasnya. Karyo menutup mata rapat-rapat. Giginya bergemeletuk. Sithik meneh. Sithik meneh. Durung rampung.(Sedikit lagi. Sedikit lagi. Belum Selesai)
8.8538.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.5K kali sebagai kaki gemetaran
Tampilkan Ulasan (56)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Mati Kembar

Mati Kembar

Makasih 😍😍 Follow aku di I* juga zika.amell
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

"Iya Ma, sebentar." Wanita itu lalu mendorong kursi roda yang dinaikinya ke arah panggilan Ibunya, dia begitu tergesa-gesa mendekat hingga rok yang dikenakannya tersingkap, memperlihatkan sebuah kaki yang telah terpotong hingga setengahnya. *** Melati dan Bram masuk ke dalam kamar, wajah Melati terlihat begitu lelah setelah satu hari ini menjalani berbagai proses acara pernikahan.
104.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Satu atau Semua: Pancaran Tujuh Elemen

Ia membaringkan kepalanya ke pangkuan kaki Josh Kian. “Ia selalu menanggapi segala sesuatu dengan lebih cepat,” ujar Vritz membaringkan kepalanya ke bahu Josh. Josh hanya tertawa ringan. Keenam saudaranya yang lain tampak meringis lebar. Namun, sejurus kemudian sekonyong-konyong nan tiba-tiba gempa mulai mengguncang Negeri Elemen. Semua benda yang ada di sekeliling mereka juga tampak bergetar hebat. Terdengar teriakan beberapa dewi dan dewi kecil di luar bangunan penginapan mereka. Air dalam kolam pemandian mereka juga tampak beriak hebat.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Not A Perfect Marriage

Not A Perfect Marriage

Winter tertawa kecil melihat ekspresi Gareta. "Sudahlah! Bisa buatkan aku minum? Aku, haus hingga tanganku gemetar seperti ini," tukas Winter menunjukkan tangannya yang memang sedikit tremor. Gareta terkejut melihat tangan Winter yang terlihat berkeringat dan gemetar. "Tuan muda, kenapa? Apa haus bisa membuat seseorang seperti ini?" Gareta kembali panik dan memegangi tangan Winter. Benar saja tangan putra mahkota itu sangat dingin.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Juan menaikkan suaranya sambil memanggil ke arah layar ponsel yang tiba-tiba hanya menampilkan seprai dan langit-langit kamar. Kembang api terus meledak di luar jendela, cahayanya membuat wajahnya tampak silih berganti terang dan gelap. Rasa santai dan gembira karena pergantian tahun itu dengan cepat digantikan oleh kegelisahan yang tidak jelas asalnya. Namun, sebelum panggilannya mendapat jawaban, dari ruang tamu suite hotel di belakangnya terdengar suara Melda yang memanggil dengan nada riang.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status