Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Detik berikutnya, dia mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi dan melemparkan guci tembikar ke udara. Dengan gerakan dramatis, dia menginjak kaki kanannya dengan keras ke batu dan berteriak dengan suara menggelegar, "Aku akan meminjam energi tanah dari Gunung Tidehark!" ** Pada saat yang sama, setengah kilometer jauhnya di atap Gedung Jadetite, Jean Carsion yang sedang menyaksikan pertempuran tiba-tiba meletakkan teropongnya dan berseru kaget, "Kakek, apakah ini gempa bumi?"
9.674.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

Happy Reading 🍔 🍔 🍔 🍔 🍔 🍔 🍔 🍔 🍔 🍔 Ketegangan melayang di udara sejuk yang dihasilkan oleh AC. Arka berdiri dengan tubuh yang sedikit menggigil, mencoba dengan segala cara untuk menekan emosi yang hampir meluap di dalam dirinya.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Hippocratic Oath

Hippocratic Oath

Bersambung … ~~~ *Irigasi : Metode pembersihan usus besar *Tremor : gerakan gemetar tidak terkendali yang terjadi secara berulang, tanpa disadari, dan terjadi di satu atau beberapa bagian tubuh. Title : Don’t Waste Your Time (SLCHLD)
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Gigi putihnya yang berjajar rapi mengeluarkan suara gemerutuk yang membuat wanita paruh baya di depannya bergidik seketika. “Aku bilang, Aku butuh Dia!” Suara Memet kembali menggelegar, membuat wanita yang bernama Surti itu menutup telinganya. “T—tapi, Den. Ini kan sudah larut malam,” protes Surti pada Memet yang membidik tajam ke arahnya.
5.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

"Aku nggak main tangan sama perempuan, tapi kalau kamu membuat rumor lain tentang Lucia, aku nggak keberatan membuat pengecualian." Tubuh Kinan bergetar karena terkejut dan butuh beberapa saat baginya untuk bereaksi akan apa yang terjadi. Dia melemparkan dirinya ke dalam pelukan Bakti dan menangis, "Apa kamu akan diam saja melihatku diperlakukan seperti ini?" Bakti melirik ke arah tubuh kekar Nathan, lalu melihat perut buncitnya. Dia tidak berani membalas Nathan dengan kekerasan.
11.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“SIAL!! Apa lagi ini?!” Gerry berteriak. “AARRGGHH.. KENAPA TEMPAT INI NGGAK ADA YANG NORMAL?!” Liora maju ke depan Bara. “Itu bukan gempa. Itu resonansi.” Bara menggertakkan gigi. “Jaraknya terlalu dekat… Nada Ketiga merespons langsung.” Kristal raksasa berubah warna, biru, putih, hitam, lalu merah.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

Akankah kebencian dan kemarahan kembali menjemput datangnya kematian untuk jiwa-jiwa lainnya? Translate: Manggaretek: Gemetar Tapanca: Terpancar Kajamban: Kencing Kurambiak: Senjata berupa pisau bermata satu, melengkung dengan sisi tajam di dalam, memiliki gagang berlubang. Bisa cek g****e untuk penampakannya.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Dalam sekejap, pakaian rumahannya yang tipis basah kuyup, menempel ketat pada tubuhnya yang mulai menggigil. Dengan senter di tangan yang gemetar, ia menyeret tangga kayu berat menuju sisi gudang. Tanah taman yang berubah menjadi lumpur membuatnya terpeleset beberapa kali, namun ia terus merangkak bangkit. Ia merasa bahwa badai ini adalah manifestasi dari kemarahan alam—atau mungkin kemarahan Aiko—yang memang pantas ia terima.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

kata Raka, suaranya pelan namun tegas. “Iya,” sahut Yunaka. “Dan waktu kita tidak banyak. Gerbang neraka tidak tertutup selamanya. Mereka hanya tidur.” Di tengah percakapan itu, gempa kecil mengguncang tanah. Getaran itu pelan, seperti langkah kaki yang sangat jauh namun sangat berat. Semua saling berpandangan. Dari arah utara desa, kabut tipis mulai berkumpul kembali, membentuk jalur samar.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Dia membentak, "Rina, sudah hebat kamu? Kamu nggak senang melihat kami memperlakukan Linda dengan baik, jadi sengaja diam untuk membuat kami marah, ya?" "Kamu benar-benar pikir dengan bersembunyi di dalam dan menentang kami, kami akan mengalah lebih dulu?" Tetap tidak ada tanggapan dari dalam ruang bawah tanah. Joseph menoleh pada pelayan-pelayan yang berdiri di samping dengan gemetar. Dia bertanya dengan suara dingin, "Kenapa kalian semua gemetar? Ayo jujur, apa anak sialan itu menyogok kalian? Kalian sudah mengeluarkannya secara diam-diam?"
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai kaki gemetaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status