Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Peramu Hasrat

Sang Peramu Hasrat

Hasilnya nihil. ​Julian menyapu debu ke arah sudut ruangan, dekat jendela besar yang menghadap ke kota. Di sana, di bawah bayang-bayang tirai yang tebal, terparkir sebuah benda pipih bundar berwarna hitam. ​Robot Vacuum Cleaner. ​Julian menatap benda itu. Mereknya Roborock seri terbaru. Benda itu mati, duduk manis di docking station-nya (tempat pengisian daya).
694 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Di sinilah kunci pembunuh harus diunggah. "Penjaga di sana bukan manusia," Raka menatap Aira. "Mereka adalah unit keamanan taktis otonom kelas Garmr. Robot berkaki empat yang dipersenjatai dengan sensor panas dan senapan mesin kaliber ringan. Peluru konvensionalmu tidak akan menembus pelat baja mereka."
10586 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Kali ini ucapannya membuat darah Savita mendidih. “Oh iya, Mbak. Robot kesayangan dia yang dulu Mbak belikan itu kayaknya nggak sengaja keinjak dia waktu lari ketakutan. Sayang banget deh kaki robotnya patah.” Savita tahu itu bohong. Robot yang dia belikan untuk Kaivan saat anak itu ulang tahun ke-2 itu terbuat dari bahan plastik yang sangat kuat. Dia membelinya pun di toko mainan mahal. Tidak akan patah hanya karena terinjak. Savita yakin, Gita pasti sengaja merusaknya. Entah dengan cara apa.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Janji Manis Putra Mahkota

Janji Manis Putra Mahkota

Tim penyidik menemukan robot laba-laba pencipta ilusi tengah bersembunyi di dalam galian tanah. “Hancurkan semua robot yang kalian temukan! Jangan sisakan satu pun. Jangan melakukan kecurangan seperti kleptomania, awas saja kalau ada yang berani membawa pulang robot itu barang hanya suku cadangnya!” Pembersihan dilakukan secepat mungkin. Beberapa robot hologram terlihat masih eksis di luar wilayah mereka. Mereka menari dengan dua kaki di bawah, dua kaki di tengah melambai-lambai dan dua kaki teratas berputar seperti bor. Guna kaki teratas itu adalah menarik perhatian musuh-musuh mereka.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

Tiba-tiba, seekor robot melompat melewati barisan depan, cakarnya yang tajam mengarah langsung ke wajah Lia. "LIA!" teriak Kael yang terjebak dalam baku hantam dengan tiga robot lain. Srak! Sebelum cakar itu menyentuh kulit Lia, sebuah belati melesat dan menancap tepat di mata sensor robot tersebut. Lucian muncul dari balik bayangan, bergerak dengan keanggunan seorang pembunuh bayaran. Dia menangkap robot itu di udara, memutar leher bajanya hingga kabel-kabelnya putus dengan suara gemeretak yang mengerikan.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

tawa Glori terdengar menggema di ruangan tersebut bersamaan dengan sebuah benda seperti robot dengan tubuh berbentuk segi enam dan kaki tangannya berupa selang elastis dan jemari besi berjumlah tiga buah. "Itu suara Glori!? dia bisa bersuara? sial padahal suaranya s***i tapi psikopat!" gumam Tia yang perlahan mengintip dan melihat Glori menggenggam sebuah remote kontrol serupa playstation. Tia berasumsi remote kontrol tersebut mengendalikan robot tersebut.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Sehebat Robot

Cinta Tak Sehebat Robot

“Iya, memangnya kenapa?” “Cuma beberapa robot saja, ‘kan? Kamu tinggal membuatnya lagi nanti.” Mendengar nada bicara Evan yang meremehkan, seluruh emosi yang kupendam selama ini membubung tinggi pada detik ini. “Evan, apa kamu tahu? Robot-robot ini sangat khusus. Sekali diaktifkan sembarangan, mereka akan rusak total! Itu artinya, seluruh kerja kerasku selama hampir sepuluh tahun ini sia-sia!”
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Kinari mendecak, geli sekaligus jengkel. “Dan mengapa ia diberi… upeti?” Kael menambahkan, wajahnya serius, mencoba mencerna. Beberapa saat, keduanya berdiri membeku. Hingga akhirnya Kael mendekat, menelan rasa canggung yang mengikat lidahnya. Ia batuk kecil, lalu menyapa dengan suara serak. “Ehm… hai. Kau. Robot.” Orang di balik kostum menoleh, suaranya berat tapi ramah. “Ya? Mau foto juga, bro?”
926 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

Akar-akar itu mencuat dari bawah pasir, melilit kaki-kaki robot Purifier dan menarik mereka ke dalam pelukan bumi yang menghancurkan. "Itu dia!" seru Lucien. Ia menerjang maju, gerakannya secepat kilat. Dengan satu ayunan pedang, ia membelah kepala robot terdekat, membiarkan percikan oli dan listrik menyembur ke udara.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

Kenjaku berdiri di hadapan pintu yang besar itu, dan dengan suara robotiknya yang kaku, ia berkata, "Kenjaku ID-11-291902571299." Pintu raksasa itu terbuka dengan mulus, dan sebuah aura energi yang kuat terasa memenuhi udara. Angin yang bertiup kencang membuat Henrick terdorong untuk melangkah mundur, terpesona oleh kekuatan yang terpancar dari ruangan itu. Henrick melihat begitu banyak robot berlatih dengan pedang, menghasilkan suara derap dan benturan logam yang menggetarkan hati.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai kaki robot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status