Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

sahut Fikri. “Nggak usah Ka... Cici cuma bilang, mainan Kaka bagus semua, bukan arti nya Cici menginginkannya....” Safira terkekeh. Kedua sahabat itu melanjutkan bermain robot-robotan, motor, mobil-mobilan dengan bahagia. “Ini untuk Cici.... ambil lah, jika tidak, Kaka akan nangis....” ancam Kaka memberikan satu buah robot, dua buah mainan motor balap, satu buah mobil-mobilan, dan pesawat mainan.
106.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 171 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Kiana tidak banyak tahu tentang bidang robot kecerdasan buatan, tetapi dia kagum bahwa robot kecil itu bisa memberikan jawaban yang sesuai berdasarkan ekspresi wajahnya dan berkomunikasi dengan lancar. Robot itu berhenti di depan tangga. Di saat Kiana mengira robot itu tidak bisa naik dan butuh bantuannya, sepasang kaki yang bisa digerakkan muncul dari sisi silindernya, mengangkat tubuhnya dan menempatkannya di anak tangga berikutnya. Kemudian, kedua kaki itu berputar dan mencapai anak tangga berikutnya, mengulangi tindakan sebelumnya. Robot itu menaiki tangga dengan cepat dan lancar, yang makin mengejutkannya.
9.7426.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 15.3K Beses bilang kaki robot
Ipakita ang mga Review (54)
Read
+Library
Oma Euis
ceritanya sangat menghibur dan kocak,, sangat suka dng gaya bahasa dan ceritanya ,the best pokonya. sudah bosan baca baca novel dng gaya cerita yg pemeran utama slalu di sakiti meskipun endingnya bahagia,, baca novel itu utk menghibur dan bahagia bukan jadi nambah mood kesel dan terbawa marah
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Basahin ang Lahat ng Review
Penyintas

Penyintas

“Tapi kenapa bunyinya tidak mirip?” “Karena…” “Oh, kakinya sudah diganti jadi robot ya?” “Kau menyebutnya robot?” “Memangnya sebutannya apa?” “Kalau kaki doang sih.. Advanced Meta Armored Part of Body namanya..! AMAPOB!” “Kepanjangan. Kaki robot saja.” “Haha! Yaa, ya.. baiklah, terserah anda, Nona.”
3.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Terlambat. Tirai air terjun itu tiba-tiba terbelah. Bukan oleh manusia, tetapi oleh empat sosok robotik setinggi dua meter. Mesin-mesin itu berbentuk seperti kalajengking logam, dengan kaki-kaki tajam yang mencengkeram bebatuan licin dan sebuah meriam plasma kecil di ujung ‘ekornya’. Logo GFI tercetak jelas di sasis titanium mereka.
899 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 26 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
MARCO-POLO

MARCO-POLO

Senyum terbit di paras tampan mereka termasuk si kembar. "Mam," panggil Chen mengangkat tangan seperti seorang mahasiswa yang mengikuti kelas. "Yes," jawab Lopez menunjuk pemuda berwajah Asia tersebut. "Bisa jelaskan pada kami, fungsi dari sepatu magnet dan pakaian ini?" pintanya sungkan. Lopez mengangguk dengan senyum tipis. "Kalian lihat sepatu yang kupakai?" Orang-orang itu mengangguk. "Ini Kaki Robot, begitulah kami menyebutnya."
1014.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 578 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Kata-katanya semanis madu, dan kelelahan Elliot karena perjalanan jauh terhapus. "Ayah juga merindukanmu. Apakah kamu ingin tidur dengan Ayah malam ini?" "Tentu saja, aku akan tidur dengan Ayah." Kata Robert sambil mengulurkan tangan kecilnya kepada ayahnya, "Ayah, di mana kaki robotku?" Elliot tidak berharap putranya masih mengingat robot itu. "Dalam tas Ayah. Ayah akan mengambilkannya untukmu." Dia membeli robot tersebut di sebuah toko, dan dia telah meminta pemilik toko untuk melepaskan salah satu kaki robot tersebut.
9.54.8M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 190.4K Beses bilang kaki robot
Ipakita ang mga Review (1744)
Read
+Library
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Basahin ang Lahat ng Review
System Teknologi di Kerajaan Arkanis

System Teknologi di Kerajaan Arkanis

Leonhart menahan robot dengan tebasan cahaya, tapi robot hanya terdorong sedikit. Raka akhirnya berdiri. “SELESAI!” Ia memegang alat kecil yang baru ia rakit—sebuah kubus kristal dengan inti logam. “Leonhart!! JAGA JARAK DARI DIA!” Leonhart melompat mundur. Raka melempar kubus itu tepat ke kaki robot. PLAK! Robot menatap ke bawah. Detik berikutnya—
852 viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

perintah profesor. Kemudian nona Nixie membukakan pintu untuk keruangan lab riset bawah tanah, Robot tersebut selain senang membantu kerja profesor Javier, dia juga suka sekali mengurus segala urusan di rumah tersebut. Selain itu, profesor selalu melengkapi pengetahuan nona Nixie dengan banyak hal, sehingga dia menjadi robot yang canggih dan cerdas. Petugas laboratorium yang biasa mengurus lab itu adalah seorang robot, "Silahkan masuk tuan Akira!" menyebut namaku dan mempersilakan masuk.
1011.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 244 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
Gadis Lugu Tawanan sang Mafia

Gadis Lugu Tawanan sang Mafia

Tapi Lily bingung mengapa bisa dipenuhi lumut. Ternyata kunci pintu itu adalah sejenis alat seperti robot. Dia bisa berbicara kayaknya manusia. “Bisakah kau menyebut atau mengetik sandinya? Bisakah kau menyebut atau mengetik sandinya?” ucap robot itu berkali-kali. Namun Kendrick tak menyebut atau mengetik sandinya. Dia menempelkan ibu jarinya pada tombol yang berbentuk ibu jari.
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 173 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
Kawin Culik Sang Jenius

Kawin Culik Sang Jenius

Pikirnya dalam hati sebelum akhirnya ia melihat sebuah jejak telapak kaki kecil di mejanya. Tunggu. Apa itu?! Mawar lalu mengamati jejak itu dengan hati-hati. Sepertinya, itu adalah jejak berpasir itu adalah kaki sebuah robot atau semacamnya. Tetapi mengapa ada sebuah robot ke kamarnya? Seingatnya, Mawar tidak membawa robot J masuk hari ini. Batinnya dalam hati.
1012.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 356 Beses bilang kaki robot
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status