PENDEKAR MACAN TUTUL
Lalu bertanya, “Apa kira-kira Angger bisa menjinakkan kuda gila itu?”
“Mudah-mudahan, Ki. Tapi saya yakin, saya bisa menjinakkannya,” ucap Panji Jagat dengan wajah yakin. Dulu ia memang beberapa kali melihat ayahandanya, Baginda Prabu Kertadana, menunggang kuda, tetapi ia tak begitu ingat berapa kuda tunggangan ayahandanya. Yang dia pahami, bahwa rupa dan bentuk tubuh kuda itu sama saja. Yang membedakannya hanya bulunya saja, yaitu putih, merah, keabuan, kecoklatan, belang putih merah, atau putih hitam.
Hot Chapters