Hati yang Kau Sakiti
Arga tersenyum hangat dan berjalan pelan ke arahnya.
"Sudah. Aku sudah berpakaian lengkap sekarang."
Kiran perlahan menurunkan tangan dan berbalik, tapi matanya masih melotot saat melihat Arga yang belum mengancingkan kemejanya dengan benar. Kancing atas dan tengah terlihat terbuka, menampakkan bagian dadanya yang bidang.
"Lengkap sih lengkap, tapi masa tuh kancingnya nggak dimasukin?" protes Kiran dengan ekspresi jengkel, meski nada bicaranya terdengar gugup.