Duda Pilihan Ayah
Dia benci pada dirinya sendiri hari ini, tidak bisa mengontrol emosinya yang naik-turun.
Tiba-tiba, Kai yang sedang asyik bermain mobil-mobilannya, menyadari ada yang tidak beres antara kedua orangtuanya. "Mama kenapa?" tanya Kai dengan polos, matanya menatap cemas ke arah ibu dan ayahnya.
"Mama mau peluk," kata Kanaya, dengan suara lembut. Ia merentangkan kedua tangannya, dan Kai segera berdiri dari duduknya, berlari kecil untuk memeluk mama dengan erat.