Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Haram Sang Kaisar

Anak Haram Sang Kaisar

Ibunya telah tewas atas permaisuri sebagai dalangnya. Cassian yang lahir dari hubungan tak sah seorang kaisar dan pelayan harus hidup dalam nestapa. Setelah penolakan yang ibunya terima dari istana tepat pada insiden hujan darah, tak ada yang mengenal mereka lebih dari seorang buangan. Pada usia 25 tahun, Ia mengira ada secercah harapan, ketika Alactra sang putra mahkota mengundangnya untuk memasuki istana. Namun kenyataannya, tak lebih untuk menempatkannya sebagai seorang pelayan. Ia telah melakukan tugasnya dengan sungguh-sungguh demi bertahan hidup selama setahun. Masih tak puas dengan itu, rupanya permaisuri sudah merencanakan banyak hal untuknya. Ia tewas di usia 26 tahun deng
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui

Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui

“Kamu, kamu beneran pernah ngelakuin ini?” Suara aku bergetar pelan. “Hmm, dulu jagain kakakku waktu habis lahiran, dia sempat bengkak lebih parah dari kamu.” Matanya tetap menunduk, fokus. “Jadi, Kak, kamu nggak usah malu.” Aku menggigit bibir. “Kalau gitu, kamu tetap jaga batas, ya.” “Aku tahu,” ujarnya, lalu menunduk dan berganti tangan. “Kamu jangan tegang, cukup rileks aja.”
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

, langsung menatap Kaisar sambil berkata, “Kayak kamu dulu kecil, kan? Sombong sejak orok.” Kaisar cuma menghela napas sambil meraih lima buah sekaligus. “Beli semua motifnya, yaudah.” Jingga berfokus pada perlengkapan menyusui dan popok kain motif bunga. “Anakku harus tidur nyaman… Ini lucu ya, Langit?” Langit membalas, “Yang mana tadi? Aku bingung, semua sudah kamu masukin keranjang…”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Bibirnya mengoceh memanggil ayahnya. "Yah," panggil Adza. Bibirnya tersenyum saat ia membalas sapaan ayahnya. "Anak ayah lagi apa? Kangen ya sama mama? Mamanya lagi jalan-jalan ya? Adza sama Tante dulu," ujar Khalid dengan suara yang juga dibuat layaknya anak kecil. "Iya, Ayah. Jangan khawatir," jawab Aisha. Ia mencoba mengajak bicara Adza yang matanya mulai berkaca-kaca ketika menatap ibunya dalam layar.
1056.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Beberapa masih menguap, beberapa mengepalkan tangan, dan beberapa tampak bingung, diam-diam melirik ke arah orang tua mereka. Mereka tahu mereka akan pergi hari ini, tetapi tidak ada yang tahu seperti apa kehidupan nantinya. Toran tidak banyak bicara, dia hanya berdiri di sisi kelompok itu, tangannya terselip di balik jubahnya, tatapannya menyapu wajah anak-anak lelaki itu. Putranya, Kosa, berdiri di urutan kedua, punggungnya tegak, tangannya terkepal di depannya.
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
HATI ADINDA

HATI ADINDA

Adinda sontak saja terbelalak ia seperti mendapatkan tamparan paling kasar namun ia tidak takut, ikut menatap sengit pada Orlin, “Apa maksud mba Orlin, jaga ucapan anda saya memang pekerja orang tua anda tapi bukan berarti bisa anda tindak seenaknya saja.” Orlin berdecak masih terus mentertawakan Adinda, “Aku diam dan membiarkan kalian berakting bukan karena takut, aku sengaja membiarkan sampai mana kamu hancur lalu berakhir begitu saja karena sampai kapanpun keluarga Kairo tidak akan membiarkan kalian bersama, jangan bermimpi, jika aku mau sudah dari awal membuka siapa kamu sebenarnya kepada kedua orang tua yang sangat mempercayakan kamu itu.” Lirik Orlin pada kedua orang tuanya yang sedang
1035.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Obsesi Terlarang

Obsesi Terlarang

Ingin sekali Kejora tertawa namun melihat kedua anaknya yang tak paham mengenai kata itu hanya bisa tersenyum saja. “Baiklah, ayo masuk ke mobil, udara semakin dingin. Nanti kita akan jadi Olaf kalau masih di luar begini.” Kejora menggiring kedua anaknya untuk masuk ke dalam mobilnya. *** “Mama, di mana kaus kakiku?!” “Papa! Jangan ambil sarapan Harsya!” “Mama!!!”
1053.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Kaya Setelah Dibuang

Kaya Setelah Dibuang

Suasana kekeluargaan yang tercipta sungguh sangat harmonis. Banyak candaan dan juga celotehan anak-anak dan juga para orangtua. “Assalamualaikum,” salam Kaisar yang baru datang sore ini. “Waalaikumsalam,” jawab semuanya kompak dari dalam.
1077.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Mas, jadi kamu menghilang selama beberapa menit itu untuk milih semua ini?” “Ya.” Kai mengangguk penuh semangat. “Astaga… aku kira kamu ke toilet.” Kira terkekeh kecil, lalu geleng-geleng kepala melihat Kai yang sangat bersemangat, bahkan jauh lebih semangat dibanding Kira. “Mas! Ini hampir semua warna pink, lho. Memang kamu yakin anak kita perempuan?” Kai melirik ke dalam troli dan mengangkat satu bodysuit berwarna pink dengan tulisan ‘Daddy’s Favorite’. Ia tergelak. “Ah, ini netral kok. Warna pink itu unisex sekarang.”
9.350.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kaos orang tua
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Baca Semua Ulasan
Secret Love Narra & Nalla

Secret Love Narra & Nalla

"Masa iya mama harus ngelahirin anak kembar terus." "Hehe ... ya kali aja ma,"ujar Narra. "Wah ada apa ini? Tumben manja sama mama Ra," Seru Keano yang baru pulang bekerja. "Wuaaahhh ... Papaaaa ...,"seru Narra langsung melepas pelukannya pada Kalya dan menghampiri papanya dan melompat ke pelukannya. "Wohooo ... sayang kamu bukan anak 6 tahun lagi." "Eh iya ...." Narra melepas pelukannya pada papanya."Papa udah tua ya."
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status