Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui
“Kamu, kamu beneran pernah ngelakuin ini?”
Suara aku bergetar pelan.
“Hmm, dulu jagain kakakku waktu habis lahiran, dia sempat bengkak lebih parah dari kamu.” Matanya tetap menunduk, fokus. “Jadi, Kak, kamu nggak usah malu.”
Aku menggigit bibir. “Kalau gitu, kamu tetap jaga batas, ya.”
“Aku tahu,” ujarnya, lalu menunduk dan berganti tangan. “Kamu jangan tegang, cukup rileks aja.”