Imperfect Love
Byakta menoleh, sambil mengusap wajahnya berkali-kali karena kucuran air bercampur busa yang berasal dari kepalanya.
“Aku, kan, kemarin bilang, ukuran kaosku S,” ujar Yasmen sambil meninggikan intonasi bicaranya. Tangannya sudah terjulur, menunjukkan sebuah kaos berwarna biru dongker pada Byakta. “Kenapa yang ada di koper justru ukuran XL?”
Byakta tidak menjawab. Ia justru mengalihkan wajah dari Yasmen dan kembali meneruskan kegiatannya di bawah shower.