Hasrat Terlarang Kakak Ipar
Bibirnya mulai menelusuri wajah Ayu, turun ke sudut rahangnya, lalu perlahan menuju leher jenjang itu.
Ayu menahan nafas, tubuhnya kaku sejenak ketika merasakan sentuhan panas itu di kulit sensitifnya. Namun dalam hitungan detik, tubuhnya melemas, punggungnya melengkung tanpa sadar. Desahan lirih lolos dari bibirnya, mencoba menahan tetapi akhirnya pecah juga.
“Mas...” suaranya lirih, seperti sebuah rintihan yang lahir dari antara perasaan takut dan candu.