Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Menggeleng pelan, Izumi mengusir sisa pening yang tertinggal sebelum akhirnya kedua kakinya melangkah membawanya kembali ke dalam kelas. Asahi-Sensei yang mengajar di jam kelima dan keenam sudah tak terlihat di dalam kelas ketika Izumi kembali. Beberapa teman-temannya kini terlihat sedang mengobrol sambil menunggu guru selanjutnya tiba. Izumi melangkah menuju tempat duduknya dan langsung menghenyakkan diri di kursinya.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
Married With Killer Teacher

Married With Killer Teacher

ujar Juwita seraya memicingkan matanya. "Kalo perempuan itu bisa karate, gimana?" tanya Nana menantang Juwita lagi. Nana benar-benar membuatku naik darah saja. Juwita hanya diam sambil menggaruk-garuk kepalanya. Ia terkekeh pelan lalu menggelengkan kepalanya. "Assalamualaikum," sahut Bu Rita masuk ke kelas. Semua temanku yang berada di luar dengan terburu-buru masuk dan duduk di tempat masing-masing.
9.912.3K viewsOngoingAdded to Library 418 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
Terperangkap Gairah sang Mantan

Terperangkap Gairah sang Mantan

Termasuk membawa Karina ke dalam acara reuni sekolah SMA. Karina berdiri. Ia tahu apa yang akan terjadi. Hukuman apa yang akan dilakukan Saka padanya. Untuk itu ia mengambil sebuah remot. Menekan tombol rahasia hingga kaca diruangannya menjadi buram. Kaca yang semula transparan berubah menjadi buram. “Rupanya kau sudah tahu apa hukumanmu.” Saka menampilkan smirknya.
9.590.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
Dendam Penguasa Di Tubuh Selir Lemah

Dendam Penguasa Di Tubuh Selir Lemah

ujar Ying Xuan. Karna tak ingin orang-orang melihat punggungnya saat mengintrogasi si Assassin, dengan kejamnya Ying Xuan menyeret Assassin itu dari ambang pintu sampai ke tengah-tengah aula. "Katakan!" ujar Ying Xuan. Melihat wajah marah Ying Xuan, si Assassin sekali lagi menyeringai. "Bukankah kau yang..... Akhhhhhhggggg!!" pekik si Assassin dengan penuh kesakitan.
4.3K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

SRET! Suara logam patah terdengar nyaring. Pedang lengkung itu patah. Sepersekian detik kemudian, kepalanya jatuh. Tubuh tanpa kepala itu ambruk, kembali menjadi gundukan pasir basah yang tidak bernyawa. Assassin kedua mencoba meluncur ke belakangnya. Mengincar Karim. Shangkara memutar tubuh, mendorong Leila ke belakangnya, dan—
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 341 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
Fall in For the Genius

Fall in For the Genius

said Alan in self-defense. But the girl still shook her head, "Murderer!" he shouted running off the 3rd floor and down the 2nd floor. Not long after the girl's scream, the sound of footsteps could be heard from below making Alan swallow his saliva nervously. No, I didn't kill him! Alan said immediately leaving the floor and descending in a different direction. He had to meet the girl with the demon eyes, he had to ask what made Kyler fall. Mr. Tanaka again looked at the security officers who were at his school this time. He also sent all the students home quickly and threatened to spread the word if their students did again. Karin and Gordo are still at the school, together with the princip
106.2K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
On CEO's Bed

On CEO's Bed

sapanya dengan seulas senyum mengembang di bibirnya yang dipoles gincu merah. Argo menyapa kembali. “Selamat malam, Nona.” “Perkenalkan saya Jessica Nakamura. Saya asisten pribadi tuan Himura," Jessica mengulurkan tangannya. Assa dan Argo menerima salam perkenalan dari Jesica. Wanita itu tersenyum lalu berkata. “Saya sudah melihat profil kalian, dan tuan Himura secara pribadi ingin bertemu kalian.” “Dengan senang hati Nona,” jawab Assa dengan seulas senyum namun juga waspada menghadapi wanita cantik di hadapannya.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 372 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
Bangkitnya Sampah Grade E

Bangkitnya Sampah Grade E

Ia mencabut jarum hitam dari sabuk dan menusukkannya ke leher sendiri. Urat-urat di wajahnya langsung menonjol. Aura pria itu melonjak gila. “Serum paksa...” gumam Darmawan. Assassin itu meraung lalu menerjang seperti binatang. Lantai retak di tiap langkah kakinya. Raka mengangkat tangan bertahan— DUAAGH! BRAKK! Tubuhnya terpukul dan terlempar menabrak pilar. Darah menyembur dari mulutnya, nyeri menjalar ke seluruh badan.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

CCTV yang dilengkapi dengan tembakan laser, cukup praktis untuk memisahkan nyawa kami dari jasad. “Kita lanjutkan esok hari. Kelas selesai.” Layar yang menampilkan wajah Pak Darma, kini mati. Kronos, Kyos dan Thea membawa Karisma pergi dengan brankar dorong, sama seperti Dinar pergi. Seisi kelas menjadi lenggang. Aku yang masih berdiri di depan kelas, mencari bangku mana saja yang kosong setelah apa yang terjadi hari ini.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as karasuma assassin classroom
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status