Pelakormu vs Aku
Kartini tak sempat melanjutkan.
Tanpa kata-kata lagi, Kartini tiba-tiba mendekat dan mencium Antonio dengan lebih agresif, kali ini tanpa ragu. Itu adalah ciuman penuh luapan emosi—penyesalan, cinta, dan kerinduan yang tak terbendung. Antonio, meskipun lemah, membalas dengan sepenuh hati, seolah momen ini adalah hadiah terbesar dalam hidupnya.
Tatiana yang mengintip dari celah pintu, tak bisa menahan senyumnya. “Akhirnya…” gumamnya pelan, sebelum menutup pintu dan meninggalkan mereka berdua dalam momen yang indah itu.
Hot Chapters