Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku, Lakon Sandiwara

Suamiku, Lakon Sandiwara

tanya Bane menatap Kara yang baru saja turun tangga. “Bentar lagi, kita berangkat. Boarding masih lama, tapi gue nggak suka mepet,” jawab Kara singkat sambil merapikan jam tangannya. Mala menyusul turun, menarik koper pelan. Bane sempat memandangnya sejenak dan tersenyum. “Wah, Nona kelihatan kayak aktris korea yang mau ke Milan.” Mala terkekeh. “Nggak lebay, Pak?”
10802 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

Aku malu sekaliii' TBC
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

, sebuah restoran kolonial tua yang sunyi. "Aku ingin Hutspot dengan Klapstuk," gumam Batari pada pelayan. Saat suapan kentang dan daging yang lembut itu menyentuh lidahnya, Batari merasakan dadanya sesak. Lenka menangis di dalam dirinya. Ini bukan soal rasa, tapi soal memori ruang makan yang hangat sebelum semuanya hancur berlumuran darah. Saat mereka meluar dari restoran, udara malam Jakarta terasa sedikit lebih segar. Batari memeluk buku hukum tebalnya erat-erat.
10477 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

*** David mencari sosok Katya di antara keremangan malam bar yang terletak di atas gedung pusat perbelanjaan terkenal di Jakarta. Bar itu cukup ramai dan berkonsep outdoor, sehingga kita bisa melihat langit malam sekaligus keindahan kota dari ketinggian gedung pencakar langit. Itu dia. Katya. Sedang duduk di kursi bar dan dikelilingi oleh tiga orang lelaki. Jelas sekali mereka terlihat bernafsu pada Katya, meskipun cuma mengobrol sambil tertawa.
1096.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Mendengar kata-kata itu, Dilan menggelengkan kepala, “Sudahlah, tidak perlu merepotkan teman-temanmu. Untuk urusan malam ini, aku akan turun tangan sendiri dan membuatnya berlutut memohon ampun di depanku!” “Oh? Kau akan turun tangan sendiri?” Bastian terkejut, lalu tersenyum sambil berkata, “Baguslah kalau begitu.” Sinar kejam melintas di matanya, “B*jingan kecil itu berani mempermalukanku, aku pasti akan membuatnya mati tanpa tempat untuk dikuburkan!” Di waktu yang sama, di Hotel Bintang. Hotel ini adalah hotel bintang lima paling terkenal di Kioto.
9.1803.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.7K kali sebagai kata baku malah
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

## Bab 58: Pulang ke Neraka yang Hangat Ban mobil Bentley hitam itu melindas kerikil halus di pelataran mansion keluarga Tanaka dengan bunyi yang teredam. Aiko menatap keluar jendela, memandangi pilar-pilar putih megah yang menjulang tinggi—bangunan yang dulu ia anggap sebagai istana impiannya, namun kini terasa seperti penjara berlapis emas yang menyesakkan.
919 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Tumben kamu spontan.” “Aku juga bingung kenapa aku sespontan itu.” Padma terkikik geli. “Tapi yah… setelah kupikir-pikir, bener juga apa yang dibilang orang-orang. Bali dan Jakarta sama aja, semua tempat itu punya jejak Catra.” “Aku seneng kamu memilih pindah ke sini,” ucap Badai dengan tulus. “Di sini kamu bakal lebih deket sama keluargamu.”
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Kenapa, sih? Ditinggal istri?” Kai mendelik tidak suka atas pertanyaan tersebut. “Just shut up, will you?” Vito Kataraga justru tertawa puas sampai memukul permukaan meja kayu Lucky Cat yang malam Minggu seperti ini ramai luar biasa. Waiting list di kafe bergaya industrial di kawasan Plaza Festival, Kuningan, tersebut benar-benar gila, namun sepadan dengan ambience yang didapatkan mereka untuk menghabiskan malam Minggu ini.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Dear Suami Butaku

Dear Suami Butaku

sergah Fina. “Oh begitu. Apa kamu punya bukti kalau aku mahasiswa tidak tahu malu selain foto tidak berguna itu? Seperti kataku dulu, jaman sekarang, siapapun bisa masuk mobil orang asing. Memangnya siapa yang tidak pernah naik taksi online?”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Mafia, Aku Tawanan Cintanya

Terjerat Pesona Mafia, Aku Tawanan Cintanya

“Tolong catat, ini adalah ngidam terliar tahun ini. Move aside, rice bowl!” Kai tertawa sambil mengetik sesuatu di ponselnya. “Baiklah. Aku booking tiket. Gerobak bambu, here we come.” Dan mobil itu terus melaju di tengah tawa dan candaan, meninggalkan malam Jakarta yang tenang, sambil membawa serta rencana dadakan menuju negeri sakura, demi... gerobak, senpai, dan wanita hamil yang tidak pernah kehabisan kejutan.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai kata baku malah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status