Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Suara berderak-derak semakin jelas terdengar, dinding –dinding bergetar, Resi Ajiraga segera berseru “Kalian cepat masuk ke lorong, tempat ini sebentar lagi hancur!” Seruan Resi Ajiraga semakin sulit terdengar karena kerasnya angin badai dan hujan yang turun. Tangannya bergerak menyuruh Wirota dan teman-temannya segera masuk lorong. Mereka bergegas memasuki lorong cahaya itu. Tepat pada saat Wirota masuk ke lorong, air bah menerjang teras teratas. Samar-samar Wirota masih sempat melihat ada air menerjang masuk menghancurkan dinding kuil bagai tsunami. Tercekat hati Wirota melihat fenomena alam itu, dia tak bisa membayangkan bagaimana jika di masa mereka banjir besar itu kembali terjadi sedan
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Legenda Immortal Ling

Legenda Immortal Ling

langit bermurah membuat angin merubah haluan Immortal Ling merapalkan segel tangan "Formasi Api Surgawi!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" Badai gelombang pertama berhasil dilumpuhkan, sekarang menuju gelombang kedua. "Berhati-hatilah, badai ini akan terjadi lima gelombang!" ucap Immortal Ling Shu Meng melihat ke samping "anak muda… kamu mengetahuinya?"
10114.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai kata kata badai
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Dz
terimakasih teman-teman semuanya, author sedang nyiapin Cerita baru... insyaallah kalau ada kesempatan dan diberikan umur panjang, author memiliki rencana untuk membuat dataran merah perang melawan pasukan dunia persilatan
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Setidaknya air hujan bisa menyembunyikan luka. Hellena sejenak berdiri menyaksikan situasi sekitarnya. Lampu penerang jalan dan hilir mudiknya kendaraan yang mulai padat di malam hari menciptakan seribu kunang-kunang di matanya yang penuh air mata.
1040.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Hujan menggantung di udara seperti butiran kaca bening, tidak jatuh, tidak naik. Aira menatap versi dirinya yang lain. Mata itu—mata yang ia kenal—menyorotkan sesuatu yang mirip luka lama yang belum pernah diobati. “Aku takut,” Aira berbisik, suara hampir tenggelam. “Sejak malam itu… aku takut aku yang menyebabkan semuanya.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

Dirinya kini maju selangkah lagi, terseret masuk lebih jauh merambah hal - hal kotor di balik kehidupan kantor yang tampak bermartabat. Pak Rasak adalah sosok pria yang tidak pernah diantisipasinya akan terlibat dengannya dalam interaksi seksual. Tetapi di sinilah ia sekarang. Membiarkan tubuhnya dinakali pria itu. *** Musim hujan tak kunjung usai dan setiap hari masih terus mengguyur deras, membuat jalanan becek di mana-mana, juga memporandakan atap rumbia sebab hujan terkadang datang disertai angin badai.
776 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tatapan Jeremy berpindah antara aku dan Candra, lalu dia tiba-tiba tertawa. "Jenny, kamu sengaja bikin aku cemburu, pura-pura jadi pacar musuhku?" "Candra, nggak nyangka kamu serendah ini. Di bisnis kamu udah hajar Keluarga Senjaya, masih belum cukup? Sekarang mau rebut istriku juga?” Aku tertegun. Apa maksudnya? Musuh? Kenapa aku tidak mengerti? Candra tersenyum tipis. "Jangan samakan semua orang sama kamu yang kotor."
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

"Maksudmu... kita harus siap menghadapi badai yang lebih dahsyat kan?" Badai tersenyum tipis. "Kita selalu mengejar badai, Marta. Walau aku dan kamu adalah badai." Marta tersenyum manis, tangannya menyentuh lembut bahu Badai, seperti sudah terbiasa. "Tapi badai yang kita hadapi tidak sebanding dengan namamu... Inspektur Badai. Kau adalah badai yang sesungguhnya, aku bangga bersamamu, Kaka Badai."
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

Berjalan menuju musholla dengan langkah yang berat memang tak mudah, banyak kata yang tersimpan dalam benak yang tak terucap, banyak kata tersirat dalam tatapan mata yang sangat lelah, tapi hanya dengan berkumpul dengan mereka aku lautan rasa dengki terhadap adikku sedikit terlupakan, dipertigaan menuju musholla aku mendengar terikan yang tak asing lagi, ya dia Fadli teman dekat ku, "tas budal, Nang ndi ae rek" (baru berangkat, kemana saja kamu) tanyanya sambil memandang ku, aku tak menjawabnya hanya ajakan untuk terus melangkah maju menuju musholla, sudah lah rasa ini semakin sesak jika kurasakan.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Katia langsung bersikap marah pada saat itu juga dan berkata dengan nada suaranya yang dingin, "Auster, jika kau pikir orang-orangku terlalu lambat, maka kau bisa masuk sendiri atau lebih baik kau tutup saja tutup mulumu sendirit." Auster menatap tajam wajah Katia, tetapi dia tidak mengatakan apa-apa lagi. Saat itu, di atas puncak gunung yang jauh, deru suara guntur mulai bergema. Kemudian, kelompok orang itu mulai melihat badai yang berisikan awan guntur yang entah kenapa pada saatt itu tengah menyatu di langit yang malam. Badai telahmembentuk pusaranangin yang kuat, di dalam pusaran itu terdapat segudang petir yang berkeliaran seperti naga putih-perak panjang.
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62.2K kali sebagai kata kata badai
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Emang otak kamu ke sana doang ya, B?” “Biasanya nggak, cuma sama kamu doang.” Badai menyusul Padma dan kembali merangkulnya selagi mereka berjalan menyusul yang lain. “Lagian kamu tuh kaku kayak kanebo. Jadi biar agak lemes dikit, aku godain aja.” Padma benar-benar tak habis pikir dengan jalan pikiran Badai. “Dasar buaya darat.” “Mantan buaya,” koreksi Badai. “Aku udah bertekuk lutut ke kamu, masa masih dibilang buaya darat?”
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kata kata badai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status