Mahar Kedua
Mulai dari makanan khas Bali hingga keindahan pantai yang mereka kunjungi, lantas membuat mereka hampir terlambat naik pesawat.
Naina mengeluarkan satu per satu oleh-oleh khas Bali. Ada kacang disco, brem, pie susu dan kain batik Bali juga udeng. Pak Rahman mencoba udeng yang ditunjukkan Naina. Sontak mereka semua tertawa. Bukan tertawa dengan penampilannya, tetapi menertawakan saat Pak Rahman berbicara dengan logat bali.
“Asy, ajak Ina istirahat ke kamar ya, ini sudah larut!” perintah Pak Rahman.
Bab Populer