Tamu yang Tak Diundang
Pov Satria
"Tunggu, kamu salah paham. Bukan seperti itu maksudnya." Aku mencoba menjelaskan pada wanita yang sepertinya salah paham dengan pembicaraan kami sekarang ini.
"Salah paham, Pak? Dari tadi Saya coba memahami setiap kata atau kalimat yang keluar dari mulut Bapak. Dari sana juga Saya bisa menyimpulkan kalau Bapak menawarkan pernikahan ke Saya hanya untuk kenyamanan Bapak seorang. Bapak tidak ingin ribet. Bapak malas dipaksa terus oleh ibunya Bapak buat menikah dan ini solusinya, bukan? Apalagi Ibu Bapak sangat menyukai Saya. Seperti itu kan?" tuturnya menjelaskan dengan nada penuh emosi tapi masih bisa terkontrol.