ROH KAISAR LEGENDARIS
"Cendekiawan muda, konsepsi hati beladiriku adalah tekad. Tapi konsepsi itu tidak sejalan dengan aturan langit, tidak memiliki bentuk yang tetap, bahkan bisa datang dan pergi begitu saja. Aku tidak bisa mengendalikannya, ataupun memahaminya."
"Apa benar tekad dapat menjadikan seseorang berdiri di puncak tertinggi? Tanpa bakat dan kekuatan nyata, tekad tidak lebih dari upaya yang sia-sia. Sebesar apa pun tekad, semut akan tetap menjadi semut, dan naga tetaplah naga. Pada akhirnya, tekad tidak akan pernah cukup untuk mengubah segalanya; berusaha menggapai langit hanya dengan tekad, seseorang hanya akan mendapati dirinya jatuh dan harapannya hancur," tambahnya dengan pesimis.