Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Dia tahu bahwa apa yang dilakukannya tidak serta merta mampu mengurangi efek climate change, namun paling tidak, hanya ini yang bisa dilakukannya untuk menekan penggunan plastik. Setelah melakukan pembayaran, Keyla keluar dari area supermarket dan matanya tiba-tiba saja tertarik dengan kue coklat kecil berbentuk kucing yang terpajang di etalase kaca. "Saya ingin membeli yang ini," kata Keyla kepada penjaga konter toko kue yang berada di area terbuka. Letaknya persis di depan pintu keluar supermarket.
1054.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Dijodohkan Dengan Pria Dingin

Dijodohkan Dengan Pria Dingin

sahut Damian singkat. Harus pulang dengan cowok dingin itu, membuat perasaan Asha begitu gondok. Wajahnya yang menyebalkan dan tidak banyak bicara, bagaimana mungkin ia akan pendekatan dengannya, sedangkan sikapnya kaku begitu, mirip seperti canebo kering. Sungguh, sangat di luar ekspektasi Asha, belum berkenalan lebih dekat saja, cowok ini sangat membuatnya kesal.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Direktur Dingin Itu Mantanku

Direktur Dingin Itu Mantanku

Violetta memutuskan untuk tidak menahan diri lagi dan menantangnya, "Jika sebuah martabat bisa diibaratkan dengan uang, maka martabatmu hanya setara dengan jumlah uang untuk sekaleng soda!" Wanita kaya dan manja itu tidak pernah dihina sepanjang hidupnya. Dia mengepalkan tinju hingga terlihat rahangnya mengeras. "Apa katamu!?" Yura berteriak dengan penuh amarah. "Ya, rupanya kamu tidak hanya berperilaku seperti kucing, tapi kau juga tuli!" Violetta meninggikan dagu, dia tak terima dengan penindasan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Ranjang Dingin Tuan Pieter

Ranjang Dingin Tuan Pieter

Nek Ishaq terkekeh, melihat gadis itu merajuk. "Makanya jangan asal tuduh. Di pukul baru tahu rasa Kamu Jo," "Habisnya, Aku sangat penasaran siapa yang telah memakannya dengan diam-diam tanpa ijin dariku." "Siapa tahu di makan tikus Jo." "Selama Aku tinggal di sini, rasanya belum pernah sekalipun Aku melihat seorang tikus Nek." elak Joane. Ia menjadi semakin penasaran dengan kejafian aneh itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Sang Pewaris

Cinta Dingin Sang Pewaris

Suara bariton bernada dingin nan ketus tiba-tiba terdengar dari arah belakangnya. Gama, sahabat sekaligus pria yang selama ini menyayanginya duduk di sampingnya. "Apa, sih?" kilah gadis itu dengan tegang. Gama meneguk banyak-banyak air dingin dari botol minum milik Agni yang ada di meja itu dengan wajah marah yang terlihat jelas. "Kalau mau berbuat mesum sama orang kampung, setidaknya pastiin cctv ke tempat kalian itu mati dulu," desis Gama dengan nada menghina.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

ucap Raka bingung dengan perubahan sikap Jonathan, "kamu bilang itu enak tadi." "Saya juga denger Chef Jonathan bilang enak," ucap Kalula yang kesal karena melihat tingkah Jonathan yang menyebalkan. Jonathan melihat wajah Raka dan Kaluna bergantian sambil berkacak pinggang lalu menghela napas keras, "Tadi enak tapi ... dry, kering ...." "Ini cheese cake, gimana bisa kering?" tanya Raka bingung karena dia juga mencoba kue itu dan ia rasa enak.
10131.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

Kembar Dua: Daddy, Berhenti Mengganggu Mommy!

"Apa maksudmu?” Kate menghela napas pendek, lalu berbisik, “Puzzle susah? Minumannya enak? Kau yakin tadi tidak kecelakaan sampai kemampuan bicaramu hilang?” Nada sarkastiknya halus tapi jelas. Matt terdiam. “Aku bingung harus bicara apa, Katya,” ucapnya pelan, tanpa berbohong. “Aku gugup.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian

Tengah malam, jiwaku melayang keluar dari lantai dingin di ruang bawah tanah. Pintu kamar tidurku tiba-tiba terbuka dengan keras. Kakakku, Dani Martha, menerobos masuk. Dia menatap sekeliling kamar yang kosong, lalu mencibir. “Karin, apa kamu nggak bosan bermain petak umpet? Kamu sudah besar, berhenti bermain-main!”
15.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Duda Dingin

Mengejar Cinta Duda Dingin

Ada sesuatu di sana—entah rasa kesal, bingung, atau bahkan sedikit goyah. Malam itu berakhir sederhana. Kartun di televisi, sofa yang terlalu sempit untuk tiga orang, dan seorang perempuan yang pantang menyerah menghadapi dinding es di sampingnya. Don masih dingin, masih menolak, tapi Joana yakin—perlahan, Don pasti akan mencair.
10970 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Cinta Dingin Tuan Besar

Cinta Dingin Tuan Besar

Dia ke dapur dan membuatkan coklat hangat. “Semoga ini bisa menghangatkan tubuh. Hari sudah semakin gelap,” kata Erika karena dilihatnya angin bertiup kencang. Seperti akan turun hujan. Erika duduk bersama mereka. Dan meneguk coklat hangatnya sedikt. “Tadinya, aku berpikir dia hanya butuh sedikit ketenangan lagi. Aku berpikir kondisinya akan segera membaik. Aku benar—benar nggak tahu kenapa dia bersikap seperti ini lagi.”
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai kata kata dingin cuek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status