Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

Padahal ia tidak membawa sopir atau siapa pun yang berhubungan dengan Pramana? ‘Elegi masih memiliki hubungan dengan ayah, tapi tidak mungkin dia menjebakku!’ batin Katarina menggumam. “Kak, ke mana ya?” tanya Elegi dengan wajah bingungnya. “Bukit Jengkoang, kamu berani gak nyetirnya?” Katarina bertanya balik ke adik iparnya. “Ayo!” dengan antusias adik iparnya itu menjawab.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai kata kata eyang suro
Baca
+Pustaka
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

kata Yui Fujita "Bukankah rumahku juga rumahmu" kata Su ryuqi berkata "Terima kasih kamu sangat baik padaku" kata Yui Fujita Sang Naga Keabadian Ayo pergi! Mereka pergi menuju medan pertempuran besar antara Dewa Naga dan Makhluk dari Luar Alam semesta Para Immortal dari Klan Roh.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kata kata eyang suro
Baca
+Pustaka
Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Kepada seorang pembantu, orang tua itu minta disiapkan dua mangkok nasi putih,sayur gudeg, goreng perkedel, goreng dadar jagung,dan dua gelas air minum. Tidak lama setelah selesai makan pagi, tiba-tiba terdengar derap beberapa ekor kuda menuju rumah duka. Semua kerabat Ki Buyut menduga bapak pendeta yang akan memimpin upacara pembakaran jenazah baru datang. Pendeta Sung Tulodo adalah kakak ipar Ki Buyut Claket almarhum dan tempat tinggalnya agak jauh. Sehingga baru datang Wayah Tengange. Semuanya menyadari dan memang memerlukan waktu cukup lama untuk bisa hadir di rumah duka.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kata kata eyang suro
Baca
+Pustaka
Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

kata si Kuciang Ameh, “itu sudah pasti. Tapi, itu hanya berada di nomor urut paling bawah. Di atas itu semua, Zuraya memandang kehalusan budi bahasa ayahmu. Kesopanan yang dimiliki oleh Sialang Babega. Pesonanya itu, sangat sulit untuk diingkari oleh Zuraya, dan sampai akhirnya mereka menikah.” “Kau dengar apa yang dikatakan Mak Enek Masuga?” kata sang ratu pula. “Semua kriteria Sialang Babega yang disebutkan Mak Enek barusan, itu terlihat di dirimu, Sati. Dan aku, aku sama sepeti Zuraya, ibumu. Aku ingin memiliki pesona itu. Aku sudah melihat, dan tak hendak melepaskan kesempatan itu dari tanganku.”
9.8104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kata kata eyang suro
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Srigede Hanif
saya lihat banyak novel baru yang rilis, tapi ko yg Sibunian Tongga terkesan tidak dlirik sama pihak GN,, apakah sesulit itu untuk mnerbitkan novel baru dsini?, babang Tothor ayo dong lebih smangat lagi ngajuinnya biar novel Sibunian Tongga sgera rilis, sdikit kurang sabar nih nunggunya, T.T
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

TAK! Semangkok jumbo mi kuah bertabur bon cabe level lima puluh baru saja didaratkan dengan penuh emosional oleh karyawati terbaik sekaligus mantan santriwati Pondok Pesantren Tebu Ireng, Putri Kaniraras (Raras). Gadis berpashmina itu menyendok makan siangnya sambil menatap serius ke arah Rimbu yang masih saja sibuk bercermin. "Lu abis ngapain sama Babang Roti Sobek?
9.82.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai kata kata eyang suro
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Kak Hanum menatapku, matanya bersinar jenaka. “Jantan mano?” Aku mencicipi tempe yang sudah ditiriskan. “Hei, lupo dio? Yang kulitnyo putih melepah tu.” Ingatanku tertuju pada Dayu. Bocah itu memang berkulit sangat putih nyaris pucat seperti mayat menurutku. “Dayu maksud Akak? Dio anak buah Bang Asman, Kak. Kalau tak ada dio, Era tak yakin jenazah Bang Asman bisa dibawa ke sini.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai kata kata eyang suro
Baca
+Pustaka
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Tapi jiwa Elang di dalamnya menolak menyerah. Belum. Aku belum boleh mati sebelum memastikan mereka pergi. Elang memanfaatkan kelemahan fisiknya sebagai senjata. Dia pura-pura ambruk ke depan, menjatuhkan besi di tangannya. Salah satu anak buah Suroso mendekat untuk mengecek, menurunkan kewaspadaannya. "Dia sudah habis, Bos." Saat pria itu membungkuk, Elang meledakkan sisa tenaganya.
10897 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kata kata eyang suro
Baca
+Pustaka
Legenda Kultivator Terkuat

Legenda Kultivator Terkuat

kata Kong Su. Orang ini bernama Mo Sheng. Dia bukan keturunan bangsawan, melainkan manusia biasa dari Prefektur Youming. Namun, ia memiliki bakat luar biasa. Selama proses seleksi sejak usia muda, ia dipilih oleh keluarga kerajaan dan dibawa ke istana untuk dibina dengan cermat! Benua Netherworld berbeda dari benua-benua utama lainnya.
1072.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kata kata eyang suro
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Klan Qing
Izin promos ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

tanya Lin Boa kagum. “Ya, tentu saja. Itu hal sepele, budakku,” jawab Sura santai. “Budak kecilku!” panggil Sura lagi. “Siap, Tuanku! Apa perintah Tuanku?” “Tugasmu sekarang, tebas kucing belang ini agar bisa kita jadikan sate panggang.” “Siap, Tuanku!” serunya penuh percaya diri. Ia mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan, bersiap dengan jurus tebasan pembunuh iblis.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai kata kata eyang suro
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status