LEGENDA KAMESWARA
Lalu jatuh terkulai tiada tenaga lagi.
Bahunya bergerak-gerak mengatur napas yang berantakan. Pandangannya gelap seolah merasa di suatu tempat yang asing.
"Aku harap kau sadar setelah kejadian ini, tidak ada dendam di antara kita. Semua sudah berlalu. Datanglah ke majelis dzikir, agar lebih mengenal Islam yang sebenarnya."
Sehabis berkata begitu, Ahmad Jailani meninggalkan Sobana yang masih meringkuk kesakitan dan kelelahan. Sambil berjalan, Ahmad Jailani mengenakan kembali sorbannya.