Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kultivator Inti Semesta

Kultivator Inti Semesta

Dan tiba-tiba— Sebuah suara terdengar dari kehampaan. Datar. Tidak terburu-buru. Namun, setiap kata yang diucapkan mengguncang seluruh tempat itu. “Siapa yang kamu bilang sampah? Apakah kamu berani mengatakannya lagi?” Suasana semakin sunyi. Orang-orang langsung merinding. Suara itu tidak membawa niat membunuh. Tidak dipenuhi aura kemarahan. Namun, justru itulah yang membuatnya semakin mengerikan.
9222.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Tampilkan Ulasan (106)
Baca
+Pustaka
Seutou kisaki
izin promosi novel judul : terkuat dari yang terkuat sinopsis: Dalam dunia sihir yang dibagi oleh kasta dan penindasan, Lennos, seorang cucu dewa terkuat, terpaksa melarikan diri setelah dituduh membunuh seorang pangeran ambisius. Menghadapi pengkhianatan dan kehilangan semuanya. genre - fantasi
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

tanya ayahnya. “Yeah. She’s from Indonesia.” Jawab profesor. “Jakarta? Lots of noise and demonstration ther.” Katanya dengan mimik lucu. “Yes, if there is dissatisfaction with the government they act with demonstration.” Kataku. “Democratic country.” Katanya. Aku hanya tersenyum mendengar kesimpulannya bagiku tidak pantas menjelekkan negaraku. Right or wrong it is my country. Dengan berkembangnya tekonologi kita bisa melihat dan mendengar perkembangan negara lain, kita bisa mengetahui paham kebangsaan mereka sebagai orang yang merantau ke luar aku harus memberi mereka pemahaman yang baik dan bagus tentang negaraku.
95.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tersisihkan

Istri Yang Tersisihkan

kekeh Okta dengan nada meledek. Mendengar jawaban suaminya Aisyah langsung mencubit tangan Okta dengan gemas. Dia paling tidak menyukai kata-kata seperti itu, karena menurut Aisyah kata-kata itu bukan hal yang baik. "Stop mengucapkan kata-kata seperti itu! Aku tidak suka." Aisyah menekuk wajahnya. "Loh, memangnya kenapa sayang? Itu kan kata-kata yang lagi viral, seperti bercanda."
1029.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

"Panggil dokter selebgram aja! Gue DM sekarang! Pasti dibales cepet demi konten!" "Helikopter!" "Infus kimia!" "Karantina militer!" Suara perdebatan mereka memantul di dinding sempit, menciptakan polusi suara yang menyakitkan. Citra Melati perlahan membuka mata. Pandangannya kabur melihat empat bayangan raksasa yang berteriak-teriak. Kepalanya rasanya mau pecah. "Berisik..." desis Citra. Suaranya parau seperti kertas pasir.
811 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Nature Squad

Nature Squad

They can say, they can say it all sounds crazy (Mereka bisa mengatakan, mereka bisa mengatakan semui ini terdengar gila) They can say, they can say I've lost my mind (Mereka bisa mengatakan, mereka bisa mengatakan aku gila) I don't care, I don't care, so call me crazy (Aku tak peduli, aku tak peduli, panggil saja aku gila) We can live in a world that we design (Kita berhak hidup di dunia yang kita rancang)
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Terbukti, mulut laki-laki itu memang tidak pernah berhenti meluncurkan kata-kata. Kata-kata seperti, "Ayo, Dek, yang bener dong jalannya. Lelet banget sih!" atau "Woi, Junior, bisa nggak sopan sama kakak kelas!". Bahkan, " Siapa di sini yang masuk jurusan Sastra Indonesia karena menganggap jurusan buangan atau paling mudah dimasuki?" dan "Jangan harap kalian bisa bersantai-santai karena memilih jurusan Sastra Indonesia." Tidak pernah berhenti dia ulang-ulang selama kegiatan makrab.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Suamiku Seorang Diktator

Suamiku Seorang Diktator

gumamnya dengan suara parau. Semua pekerjaan terselesaikan, saat Dilara membuka aplikasi chatting Gustav memberikan ucapan selamat untuknya. ["Selamat ulang tahun, Dil. Semoga menjadi pribadi yang lebih baik."] pesan Gustav dengan menyempilkan emot tersenyum. Dilara yang membaca pesan tersebut menyunggingkan senyuman. ["Iya, terima kasih, Gus."] balas Dilara singkat. Lelah yang tadi ia rasakan, seperti berkurang sedikit demi sedikit. Tapi Dilara lekas mengelaknya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

“Rubah itu julukan yang artinya cerdik dan suka menipu orang lain. Dia punya banyak topeng dan bisa berubah-ubah jadi orang lain. Banyak orang yang mengira kalau itu orang yang berbeda, tapi sebenarnya cuma satu orang yang sama.” Katarina memasang ekspresi pura-pura tertarik dan membalas, “Oh, ternyata begitu. Jadi kamu menganggap aku ini si rubah yang punya banyak identitas dan suka menipu orang lain? Samuel, apa kamu ada buktinya?” “Nggak ada.” “Kalau ngga ada bukti, berarti kamu mengarang. Kamu menyebar rumor yang merusak nama baikku.”
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180.1K kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Tampilkan Ulasan (864)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Hahahaha Hahahaha Hahahaha “Ieu kan anu jelema hayang, ieu kan tujuan maraneh maenkeun jelangkung ieu? (Ini kan yang manusia mau, ini kan tujuan kalian memainkan jelangkung ini? )” “Jelema jigah maraneh mah belegug, caritana maenkeun jalangkung, ari taeun pas bangsa urang daratang, maneh kabeh kabur. (Manusia seperti kalian itu bodoh, ceritanya memainkan jelangkung, ketika bangsa kita datang, kalian kabur semua. )”
10126.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Baca Semua Ulasan
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

bentak sang gadis tak kalah garangnya dari Safira. “Ini zaman demokrasi say.... Semua orang punya hak untuk memakai apapun dan berpendapat. Berpakaian itu adalah hak bagi seseorang, kau tidak usah ikut campur dengan urusan orang lain.” bentak Safira menatap gadis tersebut sinis.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai kata-kata suara demokrasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status