Pembalasan Sang Dokter Jenius
tanya Joko, suaranya tetap tenang.
"Seperti... seperti suara kucing berkelahi," jawab si ibu, sedikit bergidik. "Tapi aneh, Nak. Suaranya itu melengking sekali, lebih seram dari suara kucing biasa. Terkadang seperti suara bayi menangis, lalu berubah jadi geraman marah. Suami Ibu sampai pernah naik untuk memeriksa, tapi tidak ada apa-apa di atas sana. Tidak ada kucing, tidak ada apa pun."
Joko diam, membiarkan si ibu melanjutkan.