Forever Hours
vanilla-shawtylirik menangis dijalan pulanglirik hanya satu pintakulirik lagu bertemu di muka buku ku jatuh hati padamupuisi sementara kita saling berbisik
Hanya indah di awal, manis yang terlalu cepat disesapi, tetapi pada akhirnya juga berakhir dengan diingkari, tak sempat menemukan tempatnya untuk ditepati.
Ayunan digerakkan lebih cepat, semilir angin lembut terasa terus-menerus menabraki wajah. Ada risau yang perlahan-lahan meluruh, terjatuh di bawah kaki. "Kamu seharusnya nggak ngelakuin ini, Ya. Caranya nggak baik. Setidaknya kamu coba dulu untuk nepatin janjinya."
人気のチャプター