Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rafnindita

Rafnindita

Drrt Getaran ponsel menyadarkan Anin dari lamunannya. Anin melirik ponselnya yang bergetar. Ia bangkit dari posisinya untuk mengambil ponsel yang terletak di nakas samping ranjang. Keningnya berkerut, nomor tidak dikenal tertera pada layar ponselnya. From: +62 81213456789 Saya Rafa. Apakah bisa makan malam di rumah saya?
101.9K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
Mendadak Kaya

Mendadak Kaya

Dan yang mengganggu adalah tatapannya, membuat Valerie bergidik ngeri. "Valerie, perkenalkan ini adalah Viscount John Ferheund, dan wanita yang cantik jelita ini adalah Viscountess Iris Ezila Ferheund. Lalu, laki-laki tampan yang ada di depanmu adalah Loky Ferheund, calon suamimu." Dunia seakan hancur ketika Ana menyebutnya 'Calon Suamimu'. Laki-laki yang terlihat menjijikan itu akan menikah dengannya.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
Lavrinda Tersayang

Lavrinda Tersayang

“Kalian mau informasi lagi? Tentang siapa ketua baru yang hendak melawan Herman dan Adler?” “Aku dengar dia membuat kartel baru di provinsi organisasi kita. El Sai nama organisasinya. Yang memimpin adalah buronan internasional yang kabur dari Indonesia, Harun.” Ujar Elaina. “Mumpung kita bertiga di sini. Bagaimana kalau kita makan siang bersama?” Agnes menyarungkan kembali pistolnya dan membantu Elaina berdiri. “Ratha, kamu kalau tidak salah masih punya baju ganti kan? Pinjamkan ke Elaina supaya kita bisa makan siang bertiga.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
Liara

Liara

Kali ini gadis remaja itu mengajak berkenalan pria-pria tegap yang mengenakan kaus berkerah warna putih. "Kevin." "Adam." "Gio." Senyum di wajah Tatiana makin melebar. Ia memandangi Liara lagi. "Yang itu, siapa, Kak? Aku menunggu kau memperkenalkan kami. Rasanya, dia berbeda dari yang lain." "Berbeda apanya?" Kali Ini Hagan tak tahan untuk buka suara. Meski setelahnya ia segera mengatupkan bibir rapat dan menggaruk kepala. Liara melempar sorot tak senang barusan.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as kay lertsittichai
Read
+Library
Nadira

Nadira

Kesakitan luar biasa saat pisau itu menggores tulangnya. "Kau memang tidak mengenalku, tapi kau mengenal ibu ku, benar, 'kan?" "A-ap-apa mak-su--sudmu." Arya kembali menekan ujung pisaunya semakin dalam, kembali membuat pria di depannya menjerit. "Ayuna Bagaskara." Nama itu di sebutkan dengan nada lembut, pelan, dan hati-hati. Seakan nama itu adalah sebuah kaca yang akan dengan mudah pecah ketika Arya menggunakan nada berlebihan.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
Kaya Itu Takdir

Kaya Itu Takdir

Nathan hanya bisa acuh tak acuh. Kemudian ada seorang pegawai gadis cantik lugu menghampiri Nathan, "ma.. maaf tuan, ada yang bisa saya bantu?" Sepertinya dia baru bekerja disini, " kamu baru disini?" "Benar tuan, saya baru disini" Gadis itu bernama Kayla Neil, dia baru lulus dari sekolah menengah dan baru hari pertama bekerja, jadi dia tidak tahu masalah yang ada didepannya.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 664 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
Lusia

Lusia

tanya wanita itu. Lusia tak urung menjawab, ia masih larut dalam keterkejutannya. Sampai akhirnya ia tersadar, Lusia hanya mengangguk pelan. Wanita itu menatap Lusia dengan pandangan teduh namun wajah yang minim ekspresi. “Nama saya Emma, saya yang akan mengurus keperluan anda selama ada di sini.” Tuturnya, perkenalan yang sangat singkat dan jelas.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
LALI

LALI

Seperti biasa bapak selalu selesai telebih dulu. “Assalamualaikum,” Terdengar suara seorang perempuan megucapkan salam dari arah luar. Asih seketika mendongakkan kepala, ia merasa mengenali suara itu. Asih kemudian meletakkan piring kotor yang hendak ia bawa ke dapur dan berjalan ke arah depan. Benar sekali, sosok Mak Ram terlihat meski orang itu membalikkan badannya. Asih berjalan ke arah perempuan paruh baya yang tengah enunggu di teras.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
Chandra

Chandra

"Terserah lah! Lama-lama gue stres mikirin tuh taruhan." Chandra turun dari kasur ia berjalan ke meja belajar. Chandra duduk di kursi ia membuka laptop dan menghidupkannya. Kemudian ia kembali berdiri, sepertinya mencari sesuatu. Ia mengambil sebuah flashdisk di laci nakas. Chandra kembali duduk di kursi lalu memasang flashdisk ke laptop. Ia membuka salah satu folder di laptop. Folder itu berisi banyak video yang ia dapat dari Aqin. Chandra mendekatkan kotak tisu pada laptopnya. Ia mengambil headphone yang sudah ia sambungkan pada laptopnya. Ia memakai headphone itu dan memutar salah satu video.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
KRAMLER

KRAMLER

"Mirnea." "Nama istri keduaku?" "Gwenn." "Nama putri kedua dari istri ketigaku?" Garvain berpikir sejenak. "Lola." "Apa kau juga tahu minuman kesukaannya?" tanya Leotar. "Bir jahe, terutama buatan Nyonya Gwenn." "Ah!" seru Marwen dan timnya secara bersamaan. "Tampaknya kita hanya buang-buang waktu dengan mencurigai orang yang salah di sini. Ayo kita lanjutkan penyelidikan."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as kay lertsittichai
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status