Gemintang
Arusha meraih tas dan jaket jinsnya, tadinya ia mau pergi dengan Ayahnya--tapi obrolan barusan merusak moodnya.
"Sha..," Keenan mencegah Arusha agar tak meninggalkannya.
"Udah, Yah. Aku nggak mau debat lagi," Arusha melepas tangan Keenan yang mendarat di pundaknya dan lalu beranjak pergi.
***
"Kak, tumbenan lo sakit," Rea membawakan wadah berisi air kompresan untuk Yuta.
"Gue masih normal kali, pasti ada capeknya," Yuta misuh-misuh.
Hot Chapters