Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Terlihat sangat sulit untuk menyesuaikan, kelopak matanya rasanya seperti lebih tebal dan pedih daripada biasanya. Dikta yang bayangannya belum seratus persen full HD terlihat mendekatinya. Baru setelah sepersekian detik Dinara sadar bahwa sang adik tengah menatapnya heran dari jarak yang cukup dekat. “Sebelum turun kompres mata dulu deh kayaknya! Takut mama sama papa khawatir!” ujar Dikta sebelum lagi-lagi menarik seimut Dinara sehingga gadis yang sama sekali tak punya pembelaan itu kembali terkesiap.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Kamu Berulah, Waspadalah!

Kamu Berulah, Waspadalah!

Setidaknya rasa sesak dan kepikiran ini bisa sedikit terluapkan. Mas Maftuh kemudian mengusap wajahnya. Dia membenahi posisinya hingga menatap langit-langit. Dia menatap langit-langit dan terdiam sejenak. Aku masih memiringkan badan ini ke arahnya.
1074.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
My Lady, Jadikan Aku Milikmu

My Lady, Jadikan Aku Milikmu

Rasa nyeri tajam seketika menyergap kepala James begitu dia berusaha mengangkat kelopak mata. Dunia di sekelilingnya terasa berputar tak menentu, rasanya tanah ini tak lagi berpijak pada tempatnya. Dengan susah payah lelaki yang memiliki satu anak itu mengeratkan gigi, mencoba duduk tegak sambil menekan kedua telapak tangan ke pelipis yang berdenyut bukan main.
10680 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Pipa besi itu berguling di lantai keramik menyentuh ujung sepatu bot preman di barisan belakangnya. ​"Arrrgh! Mataku perih sekali! Mataku seperti terbakar api!" lolong Rahmat menekan telapak tangan ke kelopak matanya. Pria itu berjalan mundur menabrak anak buahnya sendiri sepenuhnya kehilangan keseimbangan motorik dasar. "Glaukoma akutmu sudah menghancurkan saraf penglihatan secara permanen," bongkar Leo memutus harapan lawan.
1028.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 885 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat

Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat

Marcel mengangkat sebelah alisnya, dia benar-benar tidak mengerti. “Jadi Kedipan Elang ini fungsinya untuk menjaga kebugaran mata sekaligus memperbaiki fungsi tubuh yang melemah,” jawab Venya dengan sabar. “Tapi ... bagaimana ceritanya kamu menemukan si Mata Elang ini ....” “Kedipan Elang!” ralat Venya galak. “Sori, itu maksudku—Kedipan Elang! Bagaimana bisa kamu menemukan ini di tengah-tengah kegagalan kamu meramu formula untuk memperpanjang umur?” tanya Marcel kebingungan.
8.312.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Rania

Mengejar Cinta Rania

Tidak ingin jika laki-laki bermata cokelat itu khawatir. "Loh, ini bengkak, Ran. Kenapa nggak bilang, sih?" Mas Narendra sudah berjongkok di hadapan sambil memegang kaki kananku, lalu berganti kaki kiri. Memang pada bagian di bawah matakaki terasa sedikit tebal dan ngilu. "Ini nggak apa-apa, Mas. Nanti juga kempes sendiri. Ini biasa terjadi pada ibu hamil," sanggahku. Ingin menepis tangannya, tapi sulit untuk menggapai karena terhalang perut.
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Ketika Selingkuhan Suamiku Datang ke Rumahku

Ketika Selingkuhan Suamiku Datang ke Rumahku

Narendra pun cepat-cepat membuka penutupnya lalu mendekatkan minyak angin ke kedua lubang hidung sang ibu. Belasan menit kemudian, tertangkap di kedua netra Narendra saat sang ibu tengah berusaha mengerjapkan kedua netranya. Dan, tak lama kemudian, sepasang netra yang di sisi sampingnya sudah terdapat keriput halus, terbuka. "Alhamdulillah, akhirnya ibu sadar juga," ucap Narendra bernapas lega. Saat sang ibu hendak bangun, tiba-tiba kepalanya berdenyut nyeri, membuat tubuh wanita itu kembali terbaring.
46.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Suddenly We Meet

Suddenly We Meet

Bola mata Ana bergerak ke kanan dan ke kiri, ia mengepalkan tangannya yang tiba-tiba bergetar hebat. Ada apa dengan tubuhnya, sih? Keenan mendekat, ibu jarinya terangkat perlahan mengusap bibir Ana. "Gue pengen ini boleh?" Ditatapnya mata gadis itu lalu beralih turun ke bibir yang dari tadi mengganggu kewarasannya. Pandangannya kembali menatap lekat mata Ana. "Boleh, An?" Suaranya rendah sekali tidak akan terdengar, jika saja Ana tidak berdiri sangat dekat dengan dirinya.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Secret of the "Black"

Secret of the "Black"

Keningnya mengkerut menautkan dua alis hitam dan tebal yang semula berjauhan menjadi dekat. Sejak tadi malam, hingga pukul 7 pagi Hye Ji terperangkap di depan layar cerah berukuran 14 inchi. Tanpa disadari kedua mata besarnya yang indah telah berubah menjadi sepasang mata panda dengan kantung mata yang hitam. Ia bahkan tidak khawatir akan radiasi yang terpapar langsung ke retinanya.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Mataku bergerak sendiri ke meja nakas di samping tempat tidur. Di sana, di atas piring kecil, ada dua butir apel hijau. Dan sebuah pisau stainless steel yang tajam, berkilau ditimpa cahaya lampu tidur. Dan yang paling mengerikan... Kelopak mataku terasa berat. Sangat berat. Rasa kantuk yang tidak wajar menyerangku seperti ombak pasang.
778 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kedipan mata kanan atas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status