TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU
Ia tampak menggaruk-garuk kepalanya, yang mungkin tak gatal dengan wajah bingung.
“Emm, bisa pijitin punggung, Mas, nggak? Mas agak pegel sedikit di bagian sebelah sini.” Ia menunjuk bahu belakang sebelah kiri.
Sebagai seorang wanita yang pernah bersuami, sebenarnya aku mengerti maksudnya. Aku meringis dan mengikuti saja instruksinya.
Mulai membaluri punggungnya yang sudah bertelanjang baju dengan kayu putih dan minyak tawon.