Gelang Langit
Seorang lelaki tua dengan mata kelabu yang dalam, seperti menyimpan waktu di balik sorotnya.
“Kami Penjaga Ujung Selatan,” jawabnya. “Dan kami membawa kabar... dari ujung dunia yang mulai retak.”
Angin di lapangan kecil itu berubah arah, membawa aroma tanah dan abu yang samar. Kelima orang yang duduk melingkar kini berdiri perlahan, menunjukkan wajah-wajah tua yang telah menapaki banyak jalan. Di antara mereka, selain lelaki bermata kelabu, ada pula seorang perempuan berambut putih yang menyimpan tongkat kayu berhias jalinan logam tipis.
Bab Populer