SENJA YANG KELABU
Bibir Wina sampai monyong - monyong untuk memastikan keseriusannya, kalau Wina hanya sekedar kepo, tidak lebih, Naura juga tahu, Wina cuma kepo doang, tapi Naura iseng godain Wina, karena kalau sudah mengobrol apalagi ledekin dan isengin Wina, pasti kekonyolannya akan membuat suasana ramai sendiri.
"Pulang, yuk, sudah siang, kita kan harus merevisi proposalnya, Naura ikut kita saja? mengerjakan sama - sama, lebih cepat lebih baik, soalnya kalau belum kelar, nih otak kefikiran terus," tukas sari.
"Next time deh ya, sore ini, aku ada janji," nemenim bundaku cari souvenir untuk acara khitanan adikku bulan depan.
Capítulos Populares