Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

Tangannya pun ikut membantu menurunkan deretan gerigi penutup celana Eric. Sesuatu yang sesak itu terlepas dan berdiri dengan gagahnya. Namun, ia tidak mau berlama-lama di luar ruangan. Eric langsung memasukkan ke sarangnya. Hingga sang pemilik sarang memekik kencang. "Shhh ... Jangan berisik, Baby."
1045.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Derrick Season 2: Pulau Kambangan Darah

Kelinci itu beberapa kali melancarkan serangan cepatnya, namun pada akhirnya kelinci itu yang dirugikan karena kalah kekuatan serangan/pukulan dengan Derrick. "Kelinci bodoh!" Geram Derrick meninju kelinci itu menghantam tanah hingga hancur dan memastikan kelinci itu mati. Plok! Plok! Plok! Derrick yang emosi itu mendengar suara tepuk tangan dan langsung menoleh kearah suara tepuk tangan itu berasal, Derrick melihat seseorang wanita yang memiliki telinga kelinci dengan mata kelinci berwarna merah bening, melihat wanita itu Derrick paham apa yang terjadi.
9.27.0K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Kelana

Kelana

sambungnya ramah. Lana mengangguk-angguk dan mengucapkan terima kasih, lalu langsung berkeliling melihat-lihat koleksi buku di Nirvana Bookstore. Lana berhenti cukup lama di depan rak yang memajang koleksi novel-novel dan zine karya penulis-penulis indie. Lana tertarik pada sebuah buku kumpulan cerpen bersampul putih bergambarkan Sekuntum mawar merah yang layu di dalam vas penuh air, karya seseorang yang menyebut dirinya Bulan Jingga. Judul buku itu "Tentang Sesuatu yang Pikirmu Kautahu". Lana membaca sampul belakang buku itu dan semakin tertarik untuk membaca keseluruhannya. Akhirnya, Lana pun membawa buku itu serta dua buah zine karya sebuah kolektif perempuan ke kasir dan membayarnya pad
102.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
WHEN TEARS FALL INTO RAIN

WHEN TEARS FALL INTO RAIN

jawab Kiran sembari melirik kelinci kecil miliknya. “Kelinci kecil ini namanya Eesha?” Eesha memandang bingung ke arah Kiran. Kiran menganggukkan kepalanya, “Ya. . . kamu tidak suka?” “Kenapa menamai kelinci ini sama dengan namaku?” tanya Eesha penasaran. “Karena dia makan banyak sama denganmu. Lihatlah pipinya sama dengan pipi milikmu. Bukankah pipinya sama seperti bakpao yang dijual bibi di kantin sekolah?”
3.2K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Dokterku Pemburu Roh

Dokterku Pemburu Roh

Ken tidak mengatakan apapun. Mereka pun makan bersama dengan keheningan menyertai mereka. Karena keheningan yang terus berlarut, Alaric pun memecahkan keheningan itu dengan memberikan mereka lelucon. "Kura-kura dan kelinci sedang berlomba mencapai rumah mereka masing-masing. Menurut kalian mana yang cepat sampai?" "Pasti kura-kura karena rumahnya selalu dia bawa—tempurungnya," jawab Ken dingin.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Selamat Membaca HAVE A NICE DAY "Aku ingin bertemu dengan Marlaka," jawab Rasi. "Untuk bertemu Marlaka tidak mudah," ucap kelinci. "Kalau begitu tolong bantu Aku supaya mudah untuk bertemu Malaka," ucap Rasi. Semua hewan itu tertawa dengan ucapan Rasi, terkecuali kelinci yang tampak kesal. Rasi tersenyum, lalu mendekat ke arah Mereka.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Itu tampak aneh, namun sekaligus memesona dengan keindahan yang tak terbantahkan, seolah-olah sengaja muncul untuk memperkenalkan diri sebagai perwakilan pertama dari keajaiban negeri ini. Makhluk itu adalah seekor kelinci kecil. Namun, bulunya bukan putih, coklat, atau abu-abu. Bulunya yang lebat dan halus berwarna hijau zamrud yang memancarkan cahaya sendiri, seperti rumput musim semi yang diselimuti embun permata. Di dahinya yang mungil, menjulang sepasang tanduk kecil yang ramping dan berkilauan seperti mutiara, melengkung dengan anggun, menambahkan kesan kemagisan dan keanggunan pada penampilannya. Mata besar kelinci itu berwarna seperti amber cair, memandang mereka dengan rasa ingin ta
599 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Dokter Jenius Milik CEO Arogan

"Kalau begitu, aku akan menggambar seekor kelinci kecil, seekor kelinci kecil yang takut gelap. Kelinci itu berteriak di dalam rumah yang gelap, 'Apakah ada orang di sana? Tolong bicara padaku. Aku takut dan di sini terlalu gelap.' Ternyata di dalam rumah gelap itu ada kelinci lain yang terkunci di dalamnya, seekor kelinci yang sudah sangat tua.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 334 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Anjing dan Serigala

Anjing dan Serigala

Jadi bolehkah Kylie berasumsi bahwa Myesha merasa cemburu? Sejujurnya jika memang iya, maka Myesha tidak perlu membuang emosinya untuk mahluk hidup yang lebih mirip dengan kotoran seperti Kirana Hasan. Karena serigala pemimpin pack seperti Myesha, tidak akan bisa dibandingkan dengan seonggok kotoran kuda. Kirana bahkan tidak bisa menyaingi satu senti dari sehelai rambut Myesha, perbedaan mereka sejauh langit galaksi Andromeda dan Palung Mariana.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
Tiada Hidup Tanpa Sistem

Tiada Hidup Tanpa Sistem

tanya Xenovia. Kelvin sedikit tersentak gara-gara melamun memikirkan ibu angkatnya itu. “Tidak, tetapi burung puter itu masih satu kelompok dengan burung puter yang aku gunakan untuk mengirim surat padamu kemarin.” “Satu kelompok?” Xenovia mengulangi sebagian perkataan Kelvin. “Maksudnya?” “Maksudku, mereka masih satu habitat,” jawab Kelvin. “Dengan kata lain, mereka masih satu keluarga.”
108.8K viewsCompletedAdded to Library 351 Times as kelinci-kelinci
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status