Kontrak Hasrat Tuan Presdir
tanya Gin dengan alis yang terangkat samar, “Atau kau mau ke Jepang, Korea? Atau negara mana yang ingin kau kunjungi? Katakan saja.”
“Ah, tidak. Aku tidak punya keinginan untuk berkunjung ke negara mana pun. Menurutku, sebaiknya, kita quality time di rumah saja. Banyak yang harus dipersiapkan, aku belum membuat passport, visa, dan sebagainya. Aku juga baru saja pulang dari rumah sakit. Lebih baik uangnya ditabung untuk keperluan saat lahiran saja lah. Toh, kita sudah sepakat akan ke sana kalau anak ini sudah lahir.” Yura memiringkan badannya menghadap ke perut Gin. Satu jangannya bermain di atas otot-otot yang masih terbentuk sempurna meski tak lagi muda dan jarang olah raga.
Bab Populer