GADIS 100 KG
“Sampai kapan, Ay?“
Adeera sontak menyipitkan mata.
“Sampai kapan apanya?“
“Sampai kapan aku bisa marah sama kamu? Sampai kapan aku berharap kalau kamu bakal cemburu sama aku? Sebesar apapun amarahku, pada kenyataannya tetap kalah sama cinta aku ke kamu. Dan aku pikir, kalau aku terus menjauh, kamu semakin sulit kugapai,“ jawab Elang diakhiri senyuman tipis.
Adeera bergeming. Tangannya meremas tali sling bag, sementara pikirannya sibuk berkelana.
“Jadi, kamu masih marah?“ tanyanya.
“Aku nggak marah. Cuma kesel aja sama diri sendiri,“ jawab Reynan sendu.
“Kok gitu?“ Adeera mengernyit.
“Ya kesel aja. Kok aku bodoh banget, terus mencintaimu terlalu dalam. Saking dalamnya cinta aku ke kamu, aku
Bab Populer