Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Kemarahan. Bukan marah biasa. Bukan amarah karena dipotong antrean atau dihina orang. Ini amarah yang membakar, yang membutakan, yang membuat jantungku berdebar dengan irama yang berbeda—bukan takut lagi, tapi benci. Amarah yang membuatku ingin menghancurkannya. Merobek wajah cantik itu. Mematahkan tangannya yang memegang pergelanganku.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

TUK. "Kau mengandalkan kemarahan," kata sosok itu, suaranya lembut, merdu, namun menusuk telinga seperti jarum es yang dipalu perlahan. "Kemarahan adalah api yang liar. Tidak efisien. Boros. Dan di sini ... di rumahku ini ... api yang liar tidak memiliki tempat. Ia hanya akan padam oleh dinginnya ketertiban."
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Om Bara

Istri Kedua Om Bara

Ia merasakan campuran emosi yang kompleks - kemarahan, rasa terhina, dan sedikit rasa bersalah yang tak bisa ia jelaskan. Keira merasakan amarahnya semakin memuncak, seperti api yang disulut minyak. "Udah lah! Gue males dan capek berurusan sama cowok enggak jelas dan kurang ajar kaya lo!" Dengan tatapan sengit, Keira memilih berbalik, hendak meninggalkan cowok yang menurutnya sinting itu. Ia merasa muak dan tak ingin berurusan lebih lama dengan pemuda yang telah membuatnya kesal setengah mati. Siapa yang tahu kegilaan atau kenekatan apa lagi yang bisa dilakukan oleh lelaki itu kepadanya, jika Keira tetap berada di dekatnya?
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Ruangan yang tadinya sesak oleh keheningan kini bergemuruh dengan ejekan kejam. Kata-kata itu menusuk. Kirana merasakan dadanya disambar kilatan api. Amarahnya menggelegak seperti magma yang meronta dari perut bumi. Kedua tangannya bergetar hebat, seolah tubuhnya tak sanggup menampung energi liar yang berusaha menerobos keluar. Tapi sesuatu dalam dirinya masih menahan. Ledakan itu tidak boleh meledak sembarangan. Untuk orang macam Marsha, amarah saja tak pernah cukup.
10140.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai kemarahan
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
Dinikahi Calon Adik Ipar

Dinikahi Calon Adik Ipar

Kemarahan Jingga membuatnya kehilangan kata-kata, seperti dihantam gelombang pasang yang datang tanpa peringatan. “Bego banget, sumpah! Dia itu cinta sama kamu! Benci banget aku sama perempuan nggak tahu diri kayak kamu! Bisa-bisanya nggak sadar udah bikin banyak orang menderita!” Mata Jingga menatap Kanya nyalang dengan air mata yang telah mengalir tanpa bisa dihentikan. “Aaargh!” Jingga berteriak histeris sambil menutup telinganya dengan kedua tangan.
1033.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
KETUA OSIS DINGIN ITU, SUAMIKU

KETUA OSIS DINGIN ITU, SUAMIKU

Kemarahan yang tidak bisa ia kontrol. Satu tamparan keras diterima Erlan tanpa ada perlawanan. Dia memegangi pipinya yang terasa nyeri. Tidak ada niat untuk membalas. Tampak tatapannya lebih tenang, jika dibandingkan dengan Rania yang menggebu-gebu emosinya. Amarahnya sudah berada di puncak ubun-ubun. Bahkan tidak lagi ada rasa hormat darinya kepada Erlan. "Lu udah gila, Lan! Sebenci itu kah, lu ke gue ah?"
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang CEO

Istri Kontrak Sang CEO

Ucap Eric. “Seharusnya begitu. Aku juga tidak tau kenapa aku bisa terpancing olehnya!” “Karna kau masih mencintainya. Jadi kau meluapkan semua kemarahanmu selama ini dengan tidak terkontrol.” “Omong kosong! Aku adalah Irish dan tidak ada ruang untuk cinta dalam hidupku!” “Baiklah-baiklah. Dasar pemarah! Sebaiknya kendalikan emosimu karna kita masih harus ke hotel.”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Sambung untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Sambung untuk Anak Presdir

Ketegangan antara tiga orang itu sudah terlalu panas, seperti api yang baru saja disiram bensin. Irish masih gemetar, bukan hanya oleh rasa perih di pipinya—tetapi oleh rasa malu yang mencabik harga dirinya. Ia maju dengan geraman marah, tangan terangkat tinggi, siap membalas tamparan itu. Namun— CEKRAK!
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

"Mengapa Bapak tidak setuju dengan kalimat cemburu itu adalah tanda cinta?" "Karena memang begitu kenyataannya. Mari kita uraikan satu persatu. Berdasarkan english wikipedia ; Jealousy adalah pikiran negatif, rasa takut, dan kecemasan akan kehilangan sesuatu. Menurut dictionary dot com, cemburu adalah ketakutan atau kecurigaan akan adanya ancaman, persaingan, ketidaksetiaan. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia, cemburu adalah keirihatian, kesirikan, kecurigaan, dan kekurangpercayaan. Dari ketiga contoh ini, yang mana satu yang menunjukkan kata cinta? Tidak ada bukan? Lha wong arti cemburu itu negatif semua.
1082.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Di Bawah Jemarinya yang Panas

Di Bawah Jemarinya yang Panas

"Harga ini cukup untuk membeli 'jasamu', 'kan?" Saat melihat kontrak itu, aku merasakan berbagai macam emosi. Kemarahan, penghinaan, ketidakengganan .... Dan juga ada sedikit rasa tergoda, yang bahkan tidak berani kuakui sendiri. Satu miliar per bulan? Aku tidak akan pernah bisa menghasilkan uang sebanyak itu dalam hidupku. Dengan uang ini, aku bisa membeli rumah yang lebih besar untuk orang tuaku di kampung, membayar biaya kuliah adik laki-lakiku, juga ....
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kemarahan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status