Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Hamil Anak Musuhku

Aku Hamil Anak Musuhku

Bersambung, Saksikan kelanjutan ke bab 27 - Fakta yang Tidak Bisa Disangkal Kebenaran itu tidak perlu diucapkan—semuanya sudah terlihat.
462 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Ria sedikit mencondongkan telinganya begitu laki-laki itu mengajaknya berbicara. "Aku asli Semarang, Mas." "Hah?!" Arya ternyata tak dapat mendengar jelas. Hujan terus menciptakan suara gaduh. Ria mengulangi pertanyaannya. "Oh iya?" terlihat wajahnya cukup terkejut. Lalu ia terkekeh. Keduanya saling mengangguk dan memasang senyum cukup lama. ***
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Pura-pura Bukan Bangsawan

Pura-pura Bukan Bangsawan

tanya Irene mencengkeram kuat kerah jaket yang dikenakan oleh Kenma. "Apakah aku tidak boleh mengatakan fakta?" "Hooo, kamu ingin fakta. Akan aku kasih kamu fakta. Payudaraku lebih besar dibandingkan milik Yoshino atau pun Hotaru." "Bagaimana aku bisa tau itu benar atau bohong saat aku tidak pernah melihatnya dengan mata kepalaku sendiri?" Irene mengepalkan tangannya di hadapan wajah Kenma. Lalu menendang kaki sebelah kanan Kenma.
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
LEGENDA Pendekar  Kejam

LEGENDA Pendekar Kejam

kemudian ekspresi David menjadi serius. "Ingatlah ini, kebenaran tidak pernah ada, yang ada hanyalah fakta." "Fakta?" "Ya, fakta. Seperti informasi yang terbukti berdasarkan fakta atau bukti sah. Fakta bahwa api itu panas, air itu basah, siang hari itu terang, dan malam hari itu gelap, dan seterusnya." "Itu bukan kebenaran, kebenaran..."
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
K E Y

K E Y

loved you, I loved you, I loved you But that was then But that was then "Maria bukan Meri, jangan salah ya, kamu yang mulai bukan aku Kala." "Lo yang bodoh, lo nyalahin semuanya ke Gue? Gila lo ya!" "Hei, gurun pasir yang tandus juga tahu, kalau kamu emang bersalah, gak usah bela diri gitu." "Hah?! Cewek kayak LO ITU CUMA SAMPAH! BUAT APA DI PERTAHANIN?"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Seadanya

Seadanya

Imbuh erika " yaudah erika kamu yang semangat nanti gajian traktir bapak ya beli cilok didepan hhha, bapak pamit dulu mau beresi aula diatas senin mau dipakai " pak mamad seraya berlalu meninggalkan erika melanjutkan pekerjaannya "okeh siiip pak, fighting pakk maaf nggak bisa bantu" Erika berteriak pada pak mamad yang sudah berjalan meninggalkan erika
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Ataya terdiam, mencoba berpikir sejenak hingga akhirnya berusaha berbicara jujur apa adanya. "Iya, Kyr. Tapi bentar, bukan Ataya gak suka sama sikap Kyra yang kayak gitu, karena jujur aja, Ataya juga ekspresi dan super aktif kayak Kyra. Yang mengganggu adalah, waktu ada orang yang salah paham dan salah tangkap soal Kyra yang terbuka. Apalagi karena terbukanya Kyra ke Ataya yang beda dari terbukanya Kyra ke orang lain, bakal aja orang yang mikir aneh-aneh. Gitu aja, sih, Kyr,"
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Kita Saling Berbohong

Kita Saling Berbohong

ucap Bibi Kendall membuyarkan lamunan Sharon, ia menaikkan alisnya karena ia tahu bahwa pria itu akan pulang tepat pada hari pernikahannya. “Kata Ben, pernikahannya dipercepat dan kau setuju, apa itu benar?” Bibi Kendall tampak ragu saat melihat kebingungan dari raut wajahnya, secepat mungkin ia menguasai dirinya dan tersenyum, “ah, itu benar, tapi aku lupa kalau Ben sudah mengatakannya.”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Putra sang CEO Dingin

Putra sang CEO Dingin

ucap Kelsey pelan yang dengan sangat terpaksa harus mengungkapkan kebenaran. Raven, "..."
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Cinta Sejati

Cinta Sejati

tanya adam sambil menutup bagian bawah badannya dengan kemeja, wanita pasangannya pun terlihat kalang kabut dan berlari menuju kamar mandi. “Pantas nomermu tidak bisa di hubungi, ternyata kau punya mainan baru,” sindir Dhila tanpa menjawab pertanyaan dari Adam. “Ayolah Dhila, kamu jangan kolot, kita belum ada komitmen apa-apa jadi aku tidak melakukan kesalahan apapun,” ucap Adam tanpa penyesalan sedikit pun. “lalu yang selama ini kita lakukan apa?” Dhila mulai tersulut emosi.
9.95.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai kenyataan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status